Dosen di Makassar Dilaporkan Polisi Usai Ludahi Kasir Minimarket

BeritaNasionalPendidikan

Seorang oknum dosen di Makassar dilaporkan ke polisi atas dugaan meludahi seorang kasir minimarket. Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Sangkala, membenarkan laporan tersebut.

Menurut Iptu Sangkala, kasir yang menjadi korban telah membuat laporan resmi di kantor polisi. Pihaknya kini tengah melengkapi administrasi terkait kasus ini.

Polisi juga berencana memanggil saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut. Setelah itu, pihak kepolisian akan mengkonfirmasi kejadian ini kepada dosen yang bersangkutan.

“Laporannya terkait penghinaan,” tambah Iptu Sangkala kepada awak media.

Rektor UIM Al Gazali, Prof. Muammar Bakry, juga membenarkan bahwa oknum tersebut adalah dosen di kampusnya. Pihak kampus akan segera menggelar sidang etik.

“Nanti kami secara resmi menyampaikan rilis setelah kami sidangkan dulu yah. Kalau yang di video itu memang (Dosen UIM), dosen pertanian,” ujar Prof. Muammar.

Prof. Muammar menyayangkan tindakan dosen tersebut. Ia memastikan akan memberikan sanksi akademik sesuai aturan yang berlaku di kampus.

“Kita harus tabayyun dulu sama yang bersangkutan toh. Yang pasti di video itu kan nda bagus lah, nda manusiawi kalau itu kejadian,” sebutnya.

Menurut Sekretaris MUI Sulsel, dosen berinisial AS tersebut hanya diperbantukan di Jurusan Pertanian UIM Al Gazali.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan menuai kecaman dari berbagai pihak. Tindakan meludahi orang lain dianggap sebagai bentuk penghinaan yang tidak dapat dibenarkan.

Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini untuk mengetahui motif pelaku dan menentukan langkah hukum selanjutnya.

Proses hukum akan terus berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Diharapkan kasus ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak.

Dikutip dari fajar.co.id, kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Tags: dosen, Makassar, Penghinaan

You May Also Like

Dosen Ludahi Kasir Minimarket di Makassar, UIM Al Gazali Siapkan Sanksi
Roblox Tingkatkan Verifikasi Usia, 45% Pengguna Sudah Dicek

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan