Kementerian Transportasi Kolombia mengonfirmasi sebuah pesawat yang membawa 15 penumpang jatuh di dekat perbatasan timur negara itu dengan Venezuela. Seluruh penumpang, termasuk dua awak pesawat, tewas dalam kejadian tersebut.
Menteri Transportasi Maria Fernanda Rojas menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan bahwa investigasi sedang berlangsung untuk mengungkap penyebab kecelakaan.
Pesawat yang dioperasikan oleh maskapai komersial pemerintah, Satena, sedang dalam perjalanan dari Cucuta ke Ocana, ketika hilang dari radar. Data menunjukkan penurunan ketinggian mendadak 11 menit sebelum dijadwalkan mendarat.
Di antara penumpang terdapat Diogenes Quintero, seorang anggota parlemen yang mewakili korban konflik, dan Carlos Salcedo Salazar, seorang kandidat yang mencalonkan diri untuk kursi yang sama. Cuaca buruk diduga menjadi faktor penyebab kecelakaan.
Wilayah Catatumbo, tempat pesawat jatuh, dikenal sebagai zona konflik aktif dan pusat produksi kokain. Rute penerbangan dari Cucuta ke Ocana baru beroperasi sejak Juni tahun lalu, yang merupakan tonggak penting bagi wilayah tersebut.






















