Kasus Hukum Dampak Media Sosial pada Anak Dimulai di AS

BeritaInternasionalMedia Sosial

Dua gugatan hukum terhadap perusahaan media sosial terbesar di dunia terkait dampak negatif pada anak-anak telah dimulai di AS.

Kasus pertama di New Mexico menuduh Meta gagal melindungi anak-anak dari materi seksual eksplisit.

Kasus kedua di Los Angeles menuduh Meta dan YouTube sengaja membuat platform mereka adiktif bagi anak-anak.

TikTok dan Snap sebelumnya termasuk dalam gugatan California, tetapi telah mencapai penyelesaian di luar pengadilan.

Gugatan ini adalah bagian dari 40 gugatan yang diajukan oleh jaksa agung negara bagian terhadap Meta.

Mereka menuduh bahwa Meta merusak kesehatan mental anak-anak muda di Amerika.

Jaksa penuntut dalam kasus New Mexico menyatakan Meta mengutamakan keuntungan daripada keselamatan anak-anak.

Mereka berencana membuktikan bahwa algoritma Meta membuat anak-anak kecanduan dan memfasilitasi predator seksual.

Kasus California berfokus pada seorang wanita berusia 19 tahun yang mengklaim kecanduan media sosial memperburuk depresi dan pikiran bunuh diri.

Gugatan tersebut menuduh Meta dan YouTube menggunakan teknik desain adiktif untuk meningkatkan pendapatan iklan.

Eksekutif Meta, termasuk Mark Zuckerberg, diperkirakan akan memberikan kesaksian dalam persidangan.

Perusahaan teknologi membantah tuduhan tersebut dan mengklaim telah menerapkan langkah-langkah perlindungan.

Hasil dari kasus ini dapat mengubah masa depan media sosial, seperti yang dilansir dari Al Jazeera.

Tags: Anak-anak, Media Sosial, Meta

You May Also Like

ChatGPT Mulai Uji Coba Iklan untuk Pengguna Gratis dan Go di AS
MrBeast Akuisisi Aplikasi Fintech Gen Z, Step

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan