Banyak pengguna iPhone, termasuk istri saya, enggan untuk segera memasang pembaruan sistem operasi (OS) terbaru. Mereka khawatir pembaruan tersebut akan merusak ponsel, mengubah tampilan yang sudah familiar, dan memaksa mereka untuk mempelajari hal-hal baru. Hal ini tercermin dari tingkat adopsi iOS 26 yang lebih lambat dibandingkan versi sebelumnya. Menurut StatCounter, hanya 16% pengguna yang telah memperbarui ke iOS 26, sementara TelemetryDeck mencatat angka yang lebih tinggi, yaitu sekitar 60%. Meskipun angka 60% lebih akurat, tetap saja adopsi iOS 26 lebih lambat dari biasanya.
Alasan keengganan ini beragam. Proses pembaruan bisa jadi merepotkan, terkadang terjadi masalah teknis, fitur-fitur yang sudah dikenal berubah, dan pengguna harus beradaptasi dengan hal-hal baru. Khusus untuk iOS 26, keluhan juga muncul terkait masalah seperti daya tahan baterai yang terasa lebih boros, desain Liquid Glass yang dianggap kurang menarik, dan kurangnya fitur baru yang benar-benar penting. Akibatnya, banyak pengguna iPhone yang memilih untuk tetap menggunakan iOS 18.
Namun, tetap menggunakan versi iOS yang lama adalah sebuah kesalahan. Setelah pembaruan OS utama dipasang, ponsel akan melakukan serangkaian tugas pemeliharaan seperti mengindeks ulang semua file, memperbarui aplikasi, dan menyesuaikan pengaturan tertentu. Proses ini memang dapat membebani baterai dan kinerja secara keseluruhan. Tetapi, setelah semua tugas pemeliharaan selesai, biasanya daya tahan baterai akan kembali normal.
Desain Liquid Glass memang menuai pro dan kontra. Bagi yang tidak menyukainya, efeknya dapat dikurangi atau diubah dengan tampilan yang lebih berwarna melalui pengaturan di iOS 26.1. Dengan AirDrop, pengguna dapat berbagi file dan item lainnya dengan pengguna Apple di sekitarnya. Sebelumnya, konten hanya dapat dibagikan dengan kontak atau dengan semua orang selama maksimal 10 menit. Berkat iOS 26.2, sekarang tersedia kode sekali pakai untuk memungkinkan transfer dengan orang yang tidak ada di daftar kontak dan untuk jangka waktu yang lebih lama. Ini berarti AirDrop dapat digunakan dengan lebih nyaman tanpa mengorbankan keamanan.
Alasan terpenting untuk memperbarui ke iOS 26.2 adalah masalah keamanan. Sejak peluncuran OS baru ini, Apple telah merilis sejumlah patch untuk mengatasi kerentanan keamanan yang serius. iOS 26.0.1 memperbaiki celah dalam framework FontParser Apple yang memungkinkan penyerang membuat font berbahaya untuk merusak memori atau membuat aplikasi crash. iOS 26.1 menyelesaikan lebih dari 51 celah keamanan yang dapat dieksploitasi oleh peretas. Dengan iOS 26.2, Apple menambal 25 bug yang memengaruhi App Store, FaceTime, Messages, Photos, dan aplikasi lainnya. Yang paling penting adalah dua kerentanan zero-day. Dilaporkan telah dieksploitasi di dunia nyata, kedua zero-day ini mungkin telah digunakan dalam serangan yang sangat canggih terhadap individu yang masih menjalankan versi iOS sebelum iOS 26. Versi iOS sebelum iOS 26 masih rentan terhadap celah keamanan tertentu. Jadi, meskipun ada keluhan tentang Liquid Glass atau kurangnya fitur baru, keamanan tetap menjadi prioritas utama.
Untuk pengguna di Indonesia, pembaruan keamanan ini sangat relevan mengingat meningkatnya ancaman siber yang menargetkan perangkat seluler. Keamanan data pribadi dan informasi sensitif harus menjadi perhatian utama, dan pembaruan iOS adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi diri dari potensi serangan. Selain itu, fitur-fitur baru seperti peningkatan AirDrop juga dapat meningkatkan produktivitas dan kemudahan penggunaan iPhone sehari-hari.
Pembaruan sistem operasi pada iPhone seperti iOS 26 menghadirkan perbaikan keamanan krusial yang melindungi pengguna dari berbagai ancaman siber. Meskipun beberapa pengguna mungkin enggan untuk memperbarui karena kekhawatiran tentang perubahan tampilan atau masalah teknis, manfaat keamanan yang ditawarkan jauh lebih besar daripada ketidaknyamanan sementara. Dengan memperbarui ke versi iOS terbaru, pengguna dapat memastikan bahwa perangkat mereka terlindungi dari kerentanan yang dieksploitasi oleh peretas, menjaga data pribadi tetap aman, dan menikmati pengalaman menggunakan iPhone yang lebih aman dan terjamin.
Bagi sebagian orang, pembaruan perangkat lunak mungkin terasa sepele, tetapi di era digital yang semakin kompleks ini, pembaruan keamanan adalah langkah penting untuk melindungi diri dari ancaman yang terus berkembang. Jangan biarkan keengganan terhadap perubahan menghalangi Anda untuk menjaga keamanan perangkat dan data Anda. Segera perbarui iPhone Anda ke iOS 26 dan nikmati manfaatnya.








