Indra Priawan Djokosoetono, suami dari aktris Nikita Willy sekaligus salah satu pewaris Blue Bird Group, menjadi sorotan publik setelah memimpin salat Jumat di Edmonton, Kanada. Kemampuan Indra dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara fasih menarik perhatian dan kekaguman dari para jemaah yang hadir.
Momen tersebut terjadi di tengah perjalanan liburan Indra Priawan bersama sang istri. Indra diundang khusus untuk menghadiri peresmian Masjid Al-Ikhlas Centre Edmonton, yang merupakan masjid Indonesia pertama yang didirikan di wilayah Kanada Barat. Kehadirannya tidak hanya sebatas tamu undangan, melainkan juga didapuk untuk menjadi imam salat Jumat perdana di masjid bersejarah tersebut.
Salat berjemaah yang dipimpin oleh Indra Priawan turut diikuti oleh pendakwah Ustaz Fatih Karim, serta sejumlah warga muslim lokal dan diaspora Indonesia yang berdomisili di Kanada. Antusiasme dan kekaguman jemaah terhadap Indra Priawan terekam dalam unggahan akun Instagram resmi @masjidedmontonkanada.
“Jamaah yang hadir merasa takjub dan salut karena beliau begitu khusyuk melantunkan Ayat Al-Qur’an secara fasih dan jelas,” demikian bunyi pernyataan yang diunggah oleh pengelola akun tersebut pada Minggu (9/8). Unggahan ini memperkuat kesan positif yang diterima Indra Priawan dari komunitas muslim di Kanada.
Lahir di Jakarta pada 15 Februari 1993, Indra Priawan merupakan cucu dari pendiri perusahaan transportasi ternama di Indonesia, Blue Bird Group. Pada usianya yang ke-33 tahun, Indra memiliki latar belakang akademis dan karier yang patut diperhitungkan. Ia adalah alumni Teknik Mesin Universitas Indonesia (UI) angkatan 2013.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Indra Priawan melanjutkan studinya ke jenjang Master. Ia berhasil meraih gelar Master jurusan Bisnis Internasional dari Hult International Business School yang berlokasi di San Francisco, Amerika Serikat. Pendidikan tinggi ini membekalinya dengan keahlian manajerial dan bisnis yang relevan.
Saat ini, Indra Priawan dikenal sebagai salah satu pemegang saham penting di Blue Bird Group. Selain itu, ia juga aktif sebagai salah satu pemilik (co-owner) dari sebuah platform belanja busana daring. Kepemilikan sahamnya di Blue Bird Group mencapai sekitar 5,96%, menjadikannya salah satu pemegang saham mayoritas dari keluarga pendiri perusahaan tersebut.
Meskipun tumbuh dalam lingkungan keluarga konglomerat dan bergelimang harta, Indra Priawan mengungkapkan bahwa orang tuanya senantiasa menanamkan pola hidup bersahaja sejak ia masih kecil. Prinsip ini membentuk karakter Indra yang tidak serta merta bergantung pada kekayaan keluarganya. “Dulu sewaktu aku masih kecil, papaku sama nenekku itu walaupun sudah berkecukupan, mereka selalu hidup ‘yang penting ada saja’. Bisa beli apa yang aku mau, cuma tidak langsung ada di depan mata karena papaku agak keras mendidik,” kenang Indra dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Nikita Willy Official.






















