Tim Menembak Bangladesh Disetujui ke India Usai Kontroversi Piala Dunia Kriket

InternasionalOlahraga

Bangladesh telah memberikan izin kepada tim menembaknya untuk bertanding di New Delhi. Keputusan ini diambil setelah tim kriket mereka kehilangan tempat di Piala Dunia T20.

Tim kriket Bangladesh sebelumnya menolak bermain di India karena masalah keamanan. Hal ini membuat mereka tidak bisa berpartisipasi di Piala Dunia T20.

Piala Dunia T20 akan berlangsung dari 7 Februari hingga 8 Maret. Bangladesh digantikan oleh Skotlandia dalam turnamen tersebut.

Penolakan Bangladesh disebabkan oleh kekhawatiran keamanan. Hubungan politik antara Bangladesh dan India sedang kurang baik.

ICC menolak permintaan Bangladesh untuk bermain di Sri Lanka. Mereka berpendapat perubahan jadwal tidak mungkin dilakukan.

Namun, tim menembak Bangladesh tetap diizinkan untuk bertanding di India. Tim ini terdiri dari Robiul Islam, Sharmin Akhter, dan Saima Feroze.

Pawan Singh dari NRAI membenarkan partisipasi tim menembak Bangladesh. Mereka telah menerima konfirmasi sebulan yang lalu.

NRAI harus mengikuti norma ISSF dan piagam IOC. Mereka selalu mendapat dukungan dari pemerintah.

Tim Bangladesh tidak meminta langkah keamanan tambahan. Mereka sudah sering mengikuti turnamen di India.

Mereka tahu protokol keamanan yang ketat di India. Mungkin itu sebabnya mereka percaya diri dan tidak membuat permintaan khusus.

Kejuaraan menembak континенtal akan diadakan di New Delhi dari 2 hingga 14 Februari.

Asian Shooting Confederation belum memberikan komentar. Mereka adalah penyelenggara acara ini.

Seperti yang dilansir dari Reuters, partisipasi Bangladesh telah dikonfirmasi oleh pihak terkait.

Tags: Bangladesh, India, Menembak

You May Also Like

PSM Makassar Mandul, Tomas Trucha Kritik Pemain Termasuk Yuran
Indonesia ke Semifinal Piala Asia Futsal 2026! Tantang Jepang di Indonesia Arena

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan