YouTuber Tak Lagi Andalkan Iklan: Diversifikasi Jadi Kunci

BisnisFeaturedMedia SosialTeknologi

YouTube kini jadi platform besar yang menawarkan banyak peluang bagi kreator konten untuk mencari nafkah. Namun, banyak YouTuber kini mengurangi ketergantungan pada pendapatan iklan. Ada beberapa alasan untuk pergeseran ini.

Pendapatan iklan bisa tidak terduga. YouTube terus memperbarui kebijakan, beberapa kreator merasa sulit mendapatkan iklan untuk video mereka. Ini bisa berdampak negatif pada pendapatan mereka. Mereka juga sadar pendapatan dari sumber ini bisa hilang tiba-tiba.

Menyadari volatilitas pendapatan yang bergantung pada platform, banyak YouTuber bukan lagi sekadar kreator. Mereka adalah perusahaan media terintegrasi vertikal dengan bisnis paralel. Ini termasuk lini produk, usaha fisik, dan merek konsumen yang bisa bertahan dari perubahan algoritma dan kebijakan.

Dalam beberapa kasus, bisnis sampingan ini tumbuh lebih cepat dan lebih berkelanjutan daripada saluran YouTube mereka. Jimmy Donaldson, dikenal sebagai MrBeast, bukan hanya salah satu kreator terbesar, tetapi juga pengusaha paling agresif.

MrBeast akan membuka taman hiburan di Arab Saudi, dengan wahana yang terinspirasi dari konten videonya. Selain itu, MrBeast juga merambah ke telekomunikasi. Ia berencana mendirikan mobile virtual network operator (MVNO).

MrBeast juga mengajukan merek dagang untuk aplikasi seluler yang menawarkan layanan perbankan, penasihat keuangan, dan pertukaran kripto. Ia mengumumkan akuisisi Step, aplikasi perbankan yang menargetkan pengguna Gen Z.

Bisnis MrBeast meluas, termasuk merek makanan ringan Feastables. Awalnya, MrBeast Bar menghasilkan lebih dari $10 juta dalam penjualan dalam 72 jam pertama. Feastables kini lebih menguntungkan daripada konten YouTube-nya.

Ventura lain termasuk merek makanan kemasan Lunchly (dengan Logan Paul dan KSI), lini mainan MrBeast Lab, MrBeast Burger, dan platform analitik Viewstats. Dia bahkan mencoba membeli operasi TikTok di AS.

Emma Chamberlain, yang terkenal sebagai vlogger remaja, kini sukses di industri minuman. Ia meluncurkan merek kopi Chamberlain Coffee, yang menawarkan berbagai produk. YouTuber lain mengikuti jejaknya, seperti Jacksepticeye dan Philip DeFranco.

Chamberlain Coffee memperkenalkan latte kalengan siap minum dan mencapai pendapatan sekitar $20 juta. Merek ini membuka lokasi fisik pertamanya dan menargetkan pertumbuhan pendapatan lebih dari 50% pada tahun 2025.

Logan Paul dikenal karena merek minuman energi Prime, yang mencapai kesuksesan viral. Prime melampaui $1,2 miliar dalam penjualan, tetapi menghadapi penurunan penjualan, pengawasan peraturan, dan tuntutan hukum.

Ryan’s World, yang dibawakan oleh Ryan Kaji, juga memperluas mereknya melalui lini mainan dan pakaian. Rosanna Pansino, dikenal karena tutorial memanggang, juga menjual buku masak dan alat memanggang.

Michelle Phan mendirikan layanan berlangganan kecantikan Ipsy dan lini makeup EM Cosmetics. Huda Kattan mendirikan Huda Beauty. Banyak influencer menciptakan merek makeup mereka sendiri. Seperti yang dilansir dari TechCrunch.

Tags: Diversifikasi, Influencer, YouTube

You May Also Like

25 Film Horor Terbaik di Netflix untuk Menemani Malammu
Google Permudah Pengguna Hapus Data Sensitif dari Hasil Pencarian

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan