Pengurus Pusat Persatuan Teqball Seluruh Indonesia (PP POTSI) baru-baru ini menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang berfokus pada penguatan tata kelola organisasi dan peningkatan prestasi olahraga teqball di Indonesia. Rakernas ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyelaraskan visi dan misi demi kemajuan teqball di Tanah Air.
Acara strategis ini dilaksanakan di Auditorium Hall Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat, 7 September 2026. Pemilihan lokasi ini menunjukkan komitmen PP POTSI dalam melibatkan institusi pendidikan keolahragaan sebagai mitra strategis dalam pengembangan olahraga.
Ketua Umum PP POTSI, Jovinus Carolus, dalam sambutannya menekankan urgensi Rakernas sebagai wadah untuk menyatukan langkah seluruh pengurus daerah. Menurutnya, kesatuan gerak ini esensial dalam memperkuat struktur organisasi dan memastikan program-program pengembangan teqball dapat berjalan efektif di seluruh wilayah Indonesia.
Jovinus Carolus lebih lanjut menggarisbawahi pentingnya sinergi antara berbagai pihak. “Sinergi antara organisasi olahraga, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan teqball di Indonesia,” ujar Jovinus Carolus. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang kondusif bagi perkembangan olahraga teqball, mulai dari tingkat pembinaan hingga kompetisi profesional.
Rakernas ini berhasil merumuskan berbagai rekomendasi strategis yang vital bagi masa depan teqball nasional. Rekomendasi tersebut mencakup penguatan tata kelola organisasi, peningkatan kualitas pembinaan atlet, perluasan penyelenggaraan kompetisi, serta mendorong pemerataan pengembangan teqball di seluruh pelosok negeri. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat membawa teqball Indonesia ke level yang lebih tinggi.
Perkembangan cabang olahraga teqball di Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif. Keberadaan teqball tidak hanya terbatas pada pertandingan ekshibisi di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024, tetapi juga telah menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Tim Teqball Indonesia berhasil menyumbangkan tiga medali perak dan dua perunggu pada SEA Games Thailand 2025, menandakan potensi besar atlet-atlet Indonesia dalam olahraga ini.
Ke depan, tim Teqball Indonesia juga akan berpartisipasi dalam ajang bergengsi Asian Games yang akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Empat atlet terbaik telah terpilih untuk mewakili Indonesia dalam kompetisi tersebut. Mereka adalah Yoga Ardika Putra yang akan bertanding di nomor tunggal putra, Zikrha Dwi Putri di nomor tunggal putri, serta Husni Uba dan Mardhani di nomor ganda putra.
Wakil Ketua Umum PP POTSI sekaligus Manajer Tim Teqball Indonesia, Umar Aryo Seno Junior, menjelaskan bahwa para atlet yang lolos ke Asian Games ini merupakan finalis dari SEA Games Thailand 2025. Penunjukan Gabriella Kota sebagai pelatih juga didasari oleh pemahamannya yang mendalam terhadap karakter atlet Indonesia, yang diharapkan dapat mengoptimalkan performa tim di Asian Games nanti. Keikutsertaan ini menjadi bukti nyata komitmen PP POTSI dalam membawa teqball Indonesia bersaing di tingkat Asia.






















