Oppo secara resmi meluncurkan Oppo A7 Pro Max, smartphone kelas menengah dengan keunggulan utama baterai raksasa berkapasitas 10.000 mAh. Kapasitas baterainya setara dengan powerbank portabel, menjadikannya salah satu yang terbesar di kelasnya. Yang menarik, meski memiliki baterai super besar, desain bodinya tetap ramping dengan ketebalan hanya 8,57 mm dan berat sekitar 220 gram.
Smartphone ini tidak hanya mengandalkan baterai besar, tapi juga dibekali berbagai fitur premium. Mulai dari layar AMOLED dengan refresh rate 120 Hz, chipset Snapdragon terbaru, kamera depan 50 MP dengan autofocus, hingga sertifikasi ketahanan air dan debu IP69K yang membuatnya lebih tahan banting.
Baterai 10.000 mAh di Oppo A7 Pro Max benar-benar menjadi daya tarik utama. Dengan kapasitas sebesar ini, ponsel bisa digunakan untuk video call via WeChat lebih dari 15 jam, navigasi GPS selama 21 jam, atau memutar musik hingga 133 jam nonstop. Yang mengagumkan, baterai sebesar ini bisa dimasukkan dalam bodi yang relatif tipis berkat teknologi silicon-carbon terbaru.
Oppo menggunakan teknologi baterai silicon-carbon mutakhir yang memungkinkan kapasitas besar tanpa membuat bodi terlalu tebal. Baterai ini dirancang sangat awet, dengan klaim kesehatan baterai tetap di atas 80% meski sudah dipakai selama tujuh tahun. Selain itu, baterai ini tahan hingga 1.500 siklus pengisian sebelum kapasitasnya mulai berkurang signifikan. Keamanannya pun sudah tersertifikasi oleh China Quality Certification Center (CQC).
Meski kapasitas baterainya sangat besar, Oppo A7 Pro Max mendukung fast charging 80W yang bisa mengisi daya dengan cepat. Yang unik, ponsel ini juga bisa berfungsi sebagai powerbank berkat fitur reverse charging 27W, sehingga bisa digunakan untuk mengisi daya perangkat lain seperti earphone atau smartphone lainnya.
Untuk layar, Oppo melengkapi A7 Pro Max dengan panel AMOLED 6,78 inci berrefresh rate 120 Hz yang membuat pengalaman scrolling dan bermain game terasa lebih mulus. Layarnya juga sangat terang dengan kecerahan maksimal mencapai 1.800 nits, sehingga tetap nyaman dilihat di bawah terik matahari. Fitur keamanannya didukung oleh sensor sidik jari optik yang tertanam di bawah layar.
Di sektor kamera, Oppo A7 Pro Max mengusung kamera utama 50 MP dengan aperture f/1.8 dan kamera monokrom 2 MP. Kamera depannya juga beresolusi 50 MP dengan autofocus, memastikan hasil swafoto dan video call selalu tajam meski bergerak.
Dari sisi performa, Oppo membekali A7 Pro Max dengan chipset Qualcomm Snapdragon 4 Gen 5 yang dipadukan dengan RAM LPDDR4X dan penyimpanan UFS 3.1. Tersedia beberapa pilihan varian memori, mulai dari 8GB/128GB hingga 12GB/512GB, cukup untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis pengguna.
Oppo A7 Pro Max juga dibekali sertifikasi IP69K yang menjamin ketahanannya terhadap debu dan semburan air bertekanan tinggi. Namun perlu diingat, ini bukan berarti ponsel ini bisa digunakan untuk berenang atau direndam air dalam waktu lama.
Smartphone ini hadir dalam tiga pilihan warna menarik: Black, Orange, dan Blue, dengan desain modern khas seri A Oppo. Di pasar China, Oppo A7 Pro Max dibanderol mulai 2.199 yuan (sekitar Rp5,8 juta) selama periode pre-order hingga 7 Agustus 2026. Sayangnya, Oppo belum mengonfirmasi apakah ponsel ini akan dirilis secara global, termasuk di Indonesia.























