Rilis terbaru berkas Epstein, berisi jutaan dokumen, mengungkap dugaan upaya menutup-nutupi jaringan elit global yang terlibat.
Nama-nama tokoh terkemuka dari politik, kerajaan, Hollywood, dan teknologi muncul dalam dokumen yang kurang rapi disunting oleh Departemen Kehakiman AS.
Di Eropa, beberapa tokoh mengundurkan diri akibat skandal ini, namun di AS, pertanggungjawaban politisi seperti Donald Trump masih minim.
Di Iran, pemerintah melakukan pemadaman internet total saat menindak protes anti-pemerintah.
Represi terhadap jurnalis dan politisi progresif semakin meningkat.
Informasi yang keluar melalui Starlink kini terhambat teknologi penyaringan internet dari perusahaan Tiongkok.
Di Amerika Serikat, NFL (National Football League) sangat sukses memasarkan patriotisme melalui olahraga.
Dari atraksi pesawat hingga bendera raksasa, NFL memanfaatkan momen untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan.
Militarisasi juga merambah dunia hiburan di AS.
Pemerintahan Trump mendorong institusi negara untuk terlibat dalam aksi serupa.
Super Bowl menjadi ajang unjuk kekuatan dan tontonan yang sarat dengan pesan patriotik.
Berbagai upaya ini menunjukkan bagaimana isu-isu global seperti korupsi dan sensor internet beririsan dengan budaya dan politik domestik.
Dikutip dari Al Jazeera English.





















