Mahasiswi di Surabaya Terpaksa Mencuri Demi Bertahan Hidup

BeritaNasionalPendidikan
Views: 3

Kisah pilu akibat tekanan ekonomi kembali terjadi. Seorang mahasiswi di Surabaya terpaksa mencuri ponsel demi bertahan hidup.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan membagikan kisah ini melalui media sosial pribadinya.

Mahasiswi tersebut datang didampingi ibunya. Ia mengakui penyesalannya di hadapan Kapolrestabes.

Dalam mediasi, Kombes Pol Luthfie mempertemukan mahasiswi itu dengan korban pencurian.

“Terpaksa atau bagaimana sampai mencuri?” tanya Kombes Pol Luthfie.

“Nggak ada uang, Pak,” jawab mahasiswi itu sambil menangis.

Korban memilih jalan kekeluargaan dan memaafkan mahasiswi tersebut.

Mahasiswi dan ibunya memohon maaf sambil menangis di hadapan korban.

“Iya, kekeluargaan saja Pak,” ujar korban.

Mahasiswi itu hanya menerima uang saku Rp200 ribu per bulan.

Jumlah tersebut harus mencukupi seluruh kebutuhan hidupnya selama sebulan.

“Rp200 ribu per bulan cukup emang? Gimana caranya?” tanya Kapolrestabes.

Kisah ini menjadi sorotan dan menggambarkan kesulitan ekonomi yang dihadapi sebagian mahasiswa.

Tags: Kemiskinan, mahasiswa, Surabaya

You May Also Like

Timnas Indonesia Mendapat Tawaran Uji Coba dari Peserta Piala Dunia 2026
Denmark Pertimbangkan Boikot Piala Dunia 2026 Akibat Isu Greenland?

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan