Ketegangan politik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas.
Presiden AS, Donald Trump, menyerukan perubahan rezim di Iran.
Hal ini terjadi menjelang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Trump menyatakan bahwa perubahan rezim adalah “hal terbaik” yang bisa terjadi.
Dia menyoroti konflik yang sudah berlangsung selama 47 tahun.
Pernyataan Trump muncul di tengah pengiriman kapal induk AS ke Timur Tengah.
Juga, ada tekanan agar Iran menyepakati kesepakatan nuklir baru.
Situasi ini memunculkan spekulasi tentang partisipasi Iran di Piala Dunia 2026.
Namun, FIFA belum memberikan indikasi apapun terkait hal tersebut.
Pakar geopolitik olahraga, Profesor Simon Chadwick, angkat bicara.
Menurutnya, keputusan partisipasi negara ada di tangan FIFA, bukan pemerintah tuan rumah.
FIFA bertanggung jawab atas keamanan, sponsor, dan penyiaran.
“Ini adalah keputusan FIFA,” tegas Chadwick.





















