Materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono kembali menuai kecaman publik. Kali ini, Founder Indonesian Cyber, Muannas Alaidid, menilai materi Pandji telah melampaui batas kebebasan berekspresi.
Muannas menganggap ada pelecehan terhadap agama Islam dalam materi tersebut. Ia menyoroti candaan yang menyinggung ibadah salat dan organisasi kemasyarakatan Islam.
Muannas mempertanyakan mengapa sejumlah pihak terkesan diam saat simbol agama dijadikan bahan lelucon.
“Salat itu kayanya tiang agama, ormas Islam ke mana, ketika Islam nyata-nyata dilecehkan?,” ujar Muannas melalui akun X miliknya.
Ia mengingatkan publik soal rekam jejak Pandji yang sebelumnya juga menuai kritik karena menyinggung kelompok lain.
Menurut Muannas, polemik kali ini jauh lebih serius karena menyentuh keyakinan umat Islam.
“Setelah melecehkan suku Toraja, sekarang Pandji Pragiwaksono melecehkan agama Islam,” tegasnya.
Muannas berpendapat Pandji tidak hanya mengkritik sosial atau politik. Ia menilai Pandji mengajak publik menertawakan ibadah umat Islam di depan ribuan penonton.
“Ia mengumpulkan puluhan ribu orang untuk mengajak mereka menertawakan sholat dan ormas Islam,” imbuhnya.
Muannas menekankan salat memiliki kedudukan fundamental dalam Islam. Ibadah ini bukan sekadar ritual, tetapi perintah langsung dari Allah SWT.
“Sholat adalah perintah yang disampaikan langsung oleh Allah swt. tanpa melalui malaikat Jibril,” jelas Muannas.
Hingga saat ini, Pandji Pragiwaksono belum memberikan tanggapan terkait kritikan yang dilayangkan Muannas Alaidid.





















