Kebakaran Hutan Meluas di Prancis dan Spanyol: Puluhan Ribu Dievakuasi, Situasi Darurat Ditetapkan

Internasional
Views: 5

Ribuan warga dan turis di Prancis dan Spanyol terpaksa dievakuasi akibat kebakaran hutan yang meluas dan tak terkendali. Situasi darurat telah diumumkan di kedua negara tersebut, dengan otoritas berwenang berjuang keras memadamkan api yang telah melalap puluhan ribu hektare lahan.

Di Prancis, semenanjung Cap Ferret di pesisir barat daya menjadi fokus evakuasi. Otoritas setempat memerintahkan pengosongan seluruh wilayah tersebut, menyebabkan ratusan orang harus dievakuasi menggunakan perahu. Puluhan ribu orang, termasuk banyak wisatawan, dievakuasi dari area wisata di sebelah barat Bordeaux ini, seiring dengan upaya tanpa henti para petugas pemadam kebakaran untuk mengendalikan apa yang disebut prefek setempat sebagai ‘kebakaran XXL’ di wilayah Gironde.

Kebakaran di Gironde, yang dimulai sejak Selasa, telah berkobar selama berhari-hari. Pejabat setempat melaporkan bahwa api telah menghanguskan sekitar 10.000 hektare lahan, atau hampir 25.000 hektare. Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nuñez, mengonfirmasi bahwa sekitar 40.000 orang telah atau sedang dalam proses evakuasi dari semenanjung Cap Ferret, yang diapit oleh Samudra Atlantik di satu sisi dan Teluk Arcachon di sisi lain.

Situasi serupa terjadi di Spanyol, di mana pemerintah telah mengumumkan keadaan darurat nasional setelah kebakaran hutan tak terkendali melanda beberapa wilayah dekat ibu kota Madrid. Lebih dari 19.000 orang telah dievakuasi. Presiden regional Madrid, Isabel Díaz Ayuso, menggambarkan kejadian ini sebagai ‘kebakaran terburuk dalam sejarah wilayah tersebut’. Berbicara di pos komando darurat di munisipalitas Cenicientos, Ayuso menyatakan bahwa wilayah tersebut menghadapi ‘badai yang sempurna’ dengan suhu tinggi, angin kencang tanpa henti, dan beberapa titik api yang menyatu. Ia menambahkan bahwa prioritas utama adalah menyelamatkan nyawa.

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, menyebut situasi ini ‘dramatis’ dan mendesak masyarakat untuk sangat berhati-hati. Tiga titik api besar berkobar di sebelah barat Madrid, tepatnya di Villa del Prado dan San Martín de Valdeiglesias. Di Prancis, prefek lokal Sophie Brocas melaporkan bahwa 53 rumah dan satu tempat perkemahan telah hangus terbakar, namun 2.000 rumah berhasil diselamatkan. Seorang anggota dewan lokal menambahkan bahwa 2.000 warga yang dievakuasi dari semenanjung tersebut telah tiba melalui perahu di Pelabuhan Arcachon.

Kepala pemadam kebakaran dan penyelamat Marc Vermeulen menjelaskan bahwa kebakaran hutan menyebar dengan cepat pada akhir Kamis hingga Jumat dini hari. Kondisi ini mendorong keputusan untuk memulai evakuasi kota Arès yang terletak di tenggara Lège-Cap Ferret di Teluk Arcachon pada Jumat pagi. Vermeulen membandingkan kebakaran kali ini dengan insiden pada tahun 2022, menekankan bahwa kondisi kekeringan saat ini jauh lebih parah. Jika pada tahun 2022 kebakaran ‘meledak’ di penghujung hari dan malam hari menjadi waktu yang menguntungkan untuk pemadaman, kebakaran saat ini justru ‘meledak’ di tengah malam, sekitar pukul 00:00 atau 01:00.

Vermeulen menambahkan, “Ketika saya mengatakan ledakan, itu berarti selama beberapa jam, kami memiliki kecepatan penyebaran sekitar 800 hingga 1.000 hektare yang terbakar per jam, dalam konteks daerah pinggiran kota.” Lebih jauh ke selatan di pesisir Atlantik, sekitar kota Biscarrosse di wilayah Landes Prancis, kebakaran besar lainnya yang dimulai pada Kamis sore telah memicu evakuasi lebih dari 23.000 orang. Sekitar 18.000 orang di Biscarrosse dan 5.000 orang di Parentis-en-Born harus meninggalkan rumah, tempat perkemahan, panti jompo, dan kamp musim panas mereka.

Prefek Landes, Gilles Clavreul, menyatakan bahwa kebakaran di sekitar Biscarrosse tidak akan padam pada akhir Jumat, mengingat kecepatan angin mencapai 50 km/jam dan suhu mencapai 36-37 derajat Celsius. Ia menambahkan bahwa 105 rumah dan bangunan lainnya telah teridentifikasi rusak sebagian atau seluruhnya akibat kobaran api. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa baru semalam di Prancis barat daya, dua petugas pemadam kebakaran meninggal dunia pada Selasa saat berjuang memadamkan api di dekat Bandara Bordeaux. Presiden Prancis, Emmanuel Macron, pada Kamis malam menyebut situasi kebakaran hutan di negaranya ‘sangat tegang’, terutama di wilayah Gironde. Uni Eropa telah mengirimkan tiga pesawat dan dua helikopter untuk membantu upaya pemadaman di Prancis, serta empat pesawat tambahan ke Spanyol.

Tags: Gironde, Madrid

You May Also Like

Apple Siapkan Revolusi MacBook: Layar Sentuh OLED, Chip A19 Pro, dan Varian Ultra di Tengah Rencana Peningkatan Besar
Dominasi Haaland di Liga Inggris: Mampukah Pesaing Mengejar Rekor Golnya?

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan