Langkah Rifqi Fitriadi Terhenti di Semifinal Ganda Putra Men’s World Tennis Championship 2026 Bali

Olahraga
Views: 5

Harapan Indonesia untuk menempatkan wakil di final Men’s World Tennis Championship 2026 nomor ganda putra pupus. Pasangan M. Rifqi Fitriadi dan Francis Casey Alcantara harus mengakui keunggulan lawan mereka, Alexander Chang dan Tanapat Nirundorn, di babak semifinal. Pertandingan sengit ini berlangsung di Lapangan A Nusa Dua, Bali, pada Jumat, 24 Juli 2026.

Rifqi Fitriadi, petenis kebanggaan Indonesia, yang berpasangan dengan Francis Casey Alcantara dari Filipina, menghadapi tantangan berat dari kombinasi Amerika Serikat dan Thailand tersebut. Chang dan Nirundorn menunjukkan performa solid dengan serangan tajam dan pertahanan yang kokoh, menyulitkan Rifqi dan Alcantara untuk mengembangkan permainan terbaik mereka.

Pada set pertama, Rifqi dan Alcantara tertinggal cukup jauh dengan skor 2-6. Keunggulan awal lawan ini menunjukkan dominasi Chang dan Nirundorn yang tampil lebih agresif dan efektif sejak awal pertandingan. Servis keras Chang dan kemampuan Nirundorn dalam melakukan cegatan voli di dekat net menjadi kombinasi mematikan yang sulit diantisipasi.

Memasuki set kedua, pasangan Indonesia-Filipina ini berusaha bangkit dan menunjukkan perlawanan yang lebih sengit. Pertandingan berjalan lebih alot, dengan kedua pasangan saling kejar-mengejar angka hingga mencapai skor imbang 6-6. Situasi ini memaksa pertandingan untuk dilanjutkan ke babak tiebreak yang menegangkan, menguji mental dan ketahanan fisik para pemain.

Namun, dalam babak tiebreak yang krusial tersebut, Chang dan Nirundorn tetap mampu mempertahankan momentum mereka. Dengan presisi servis Chang dan cegatan voli akurat dari Nirundorn, mereka berhasil memenangkan tiebreak dengan skor 7-6 (3). Kemenangan ini memastikan langkah Chang/Nirundorn menuju final, sekaligus mengakhiri perjuangan Rifqi/Alcantara di turnamen ini.

Menanggapi hasil pertandingan ini, Rifqi Fitriadi menyampaikan apresiasinya atas dukungan penonton. Ia mengakui keunggulan lawan, terutama di set pertama. “Kami sudah berupaya sebaik mungkin bangkit di set kedua, tapi memang belum cukup untuk menang. Saya berterima kasih atas dukungan penonton hari ini,” ujar Rifqi dalam rilis kepada awak media, menunjukkan sportivitasnya.

Di final ganda putra yang akan dihelat pada Sabtu, 25 Juli, Alexander Chang dan Tanapat Nirundorn akan berhadapan dengan unggulan pertama dari Jepang, Hikaru Shiraishi dan Taisei Ichikawa. Pasangan Jepang ini berhasil melaju ke final setelah mengalahkan wakil Australia, Stefan Storch dan Jack Bruce Smith, dengan skor 6-4, 6-4 dalam pertandingan semifinal lainnya.

Sementara itu, di sektor tunggal putra, kejutan terjadi dengan tumbangnya unggulan pertama asal Korea Selatan, Sanhui Shin. Shin harus mengakui keunggulan Alexander Chang, yang tampil impresif dengan memenangkan pertandingan dua set langsung, 6-4, 6-2, dalam waktu 55 menit. Kemenangan ini menunjukkan performa luar biasa Chang di turnamen ini, tidak hanya di nomor ganda tetapi juga di tunggal.

Langkah Alexander Chang di tunggal putra akan berlanjut ke babak semifinal, di mana ia akan bertemu dengan wakil Thailand, Thanapat Boosarawongse. Boosarawongse sendiri berhasil lolos ke semifinal setelah mengalahkan Sam Ryan Ziegann dalam pertandingan tiga set yang ketat, 5-7, 6-3, dan 6-3. Pertandingan semifinal tunggal putra ini diprediksi akan menyajikan laga yang menarik dan penuh strategi.

Tags: Alexander Chang, Men's World Tennis Championship 2026, Rifqi Fitriadi

You May Also Like

Bali United Gandeng Adidas dalam Kemitraan Tiga Tahun: Langkah Strategis Menuju Kancah Sepak Bola Dunia
Kebakaran Hutan Mengerikan Landa Spanyol dan Prancis: Puluhan Ribu Dievakuasi, Madrid Hadapi Bencana Terburuk dalam Sejarah

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan