Venezuela dan Republik Dominika Sepakat Pulihkan Hubungan

EnergiInternasional
Views: 3

\nVenezuela dan Republik Dominika telah menyatakan kesediaan mereka untuk bekerja sama dalam memulihkan hubungan diplomatik yang sempat terputus. Kedua negara sepakat untuk menyusun peta jalan menuju normalisasi penuh hubungan diplomatik ini.\n\n## Latar Belakang Pemutusan Hubungan\n\nHubungan antara Venezuela dan Republik Dominika terputus setelah Republik Dominika mengkritik pemilihan ulang mantan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, pada tahun 2024 sebagai tindakan penipuan. Republik Dominika, bersama puluhan negara lain, menyatakan tidak akan mengakui hasil pemilihan ulang Maduro di tengah tuduhan penipuan yang meluas dari pengamat pemilu dan oposisi politik Venezuela. Pemilihan tersebut diikuti oleh tindakan keras pemerintah yang mematikan terhadap protes yang terjadi. Sebagai respons, Venezuela memutuskan hubungan diplomatik dengan Republik Dominika.\n\n## Peta Jalan Menuju Normalisasi\n\nMenurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Venezuela pada hari Minggu, kedua negara telah menyepakati peta jalan untuk pembicaraan lebih lanjut mengenai “normalisasi bertahap” hubungan diplomatik. Kementerian tersebut menyatakan bahwa keputusan ini “menanggapi kepentingan bersama untuk memperkuat saluran komunikasi kelembagaan demi kepentingan rakyat kedua negara,” dan menyebut kesepakatan itu sebagai hasil dari “dialog berkelanjutan” antara kedua negara.\n\n## Perubahan Kebijakan Luar Negeri Venezuela\n\nPerkembangan ini terjadi setelah Maduro diculik oleh pasukan AS dalam serangan militer di Venezuela pada bulan Januari. Pemerintah sementara di Caracas, yang dipimpin oleh Presiden sementara Delcy Rodriguez, telah berupaya untuk kembali menjalin hubungan dengan mitra-mitra yang sebelumnya terasing sebagai bagian dari penyesuaian yang lebih besar dengan kepentingan AS di wilayah tersebut.\n\nHal ini termasuk membuka sumber energi Venezuela untuk investasi AS dan akses yang lebih besar ke sumber daya alam lainnya, seperti mineral, bersama dengan hubungan yang lebih erat dengan Washington.\n\n## Penarikan Diri dari ICC dan Pemulihan Layanan\n\nVenezuela baru-baru ini mengumumkan akan menarik diri dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC), yang dituduhnya bias terhadap negara-negara miskin dan non-Barat. ICC pada tahun 2021 mengumumkan akan menyelidiki potensi kejahatan terhadap kemanusiaan oleh pemerintah Venezuela selama tindakan kerasnya terhadap protes anti-pemerintah pada tahun 2017. Namun, keputusan terbaru ini bertepatan dengan dorongan oleh pemerintahan Trump untuk mendelegitimasi dan melumpuhkan organisasi internasional tersebut.\n\nPada bulan Februari, Venezuela juga telah menyetujui untuk memulihkan penerbangan antara Caracas dan Santo Domingo, ibu kota Republik Dominika, bersama dengan layanan konsuler.

Tags: hubungan, negara, Venezuela

You May Also Like

Inovasi Pencegahan HIV Terancam, Pemotongan Bantuan AS Hambat Akses Global ke Obat Revolusioner

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan