Pereli nasional Memen Harianto mengukuhkan tekadnya untuk mengharumkan nama Indonesia pada ajang Asia Cross Country Rally (AXCR) 2026. Bersama tim Indonesia Cross Country Rally Team, Memen akan menjadi salah satu wakil Merah Putih yang siap bersaing di lintasan reli yang terkenal menantang tersebut. Keikutsertaannya ini menjadi sorotan utama, mengingat persiapan yang dilakukan tidak hanya sekadar mengikuti, melainkan untuk meraih prestasi terbaik bagi bangsa, menunjukkan ambisi besar dan dedikasi yang tak tergoyahkan.
AXCR 2026, yang dijadwalkan berlangsung di Thailand pada 9 hingga 15 Agustus, akan menjadi panggung bagi Memen Harianto beserta dua rekan pebalap berpengalaman lainnya, Rudy Poa dan Gema Suria. Ketiganya membawa semangat juang tinggi untuk menaklukkan medan berat dan persaingan ketat. Komposisi tim ini diharapkan mampu saling melengkapi, dengan masing-masing pebalap memiliki keahlian dan pengalaman yang berbeda dalam menghadapi tantangan reli lintas alam. Keberagaman latar belakang dan spesialisasi ini menjadi kekuatan tim dalam menyusun strategi di setiap etape.
Dalam ajang prestisius ini, Memen Harianto akan berlaga di kelas T1G, mengendarai Toyota Hilux yang telah dimodifikasi secara khusus. Kelas T1G sendiri merupakan kategori untuk kendaraan prototipe off-road yang dimodifikasi secara ekstensif, memungkinkan performa maksimal di medan ekstrem. Sementara itu, Rudy Poa akan berkompetisi di kelas M2 dengan menunggangi KTM, menunjukkan dominasinya di kategori roda dua. Perubahan signifikan terjadi pada Gema Suria yang memutuskan untuk beralih kelas. Jika sebelumnya ia mengandalkan motor KTM, kali ini Gema akan turun di kelas KT2AD dengan mengendarai Suzuki Jimny JB74, ditemani oleh navigatornya, Doddy. Perubahan strategi ini menunjukkan adaptasi tim terhadap regulasi, kondisi lintasan yang mungkin lebih menguntungkan bagi kendaraan roda empat di beberapa etape, serta potensi kolaborasi antar anggota tim yang lebih erat.
Memen Harianto tidak sendirian dalam menghadapi medan AXCR yang berat. Ia akan didampingi oleh navigator asal Thailand, Chonlanat Phoipad, yang telah menjadi partner setianya dalam beberapa kejuaraan internasional. Pengalaman Chonlanat di medan lokal Thailand tentu menjadi aset berharga, memberikan keunggulan dalam membaca kondisi lintasan, mengantisipasi bahaya, dan mengambil rute tercepat. Kemitraan yang solid antara pebalap dan navigator ini menjadi kunci penting dalam mengambil keputusan cepat dan tepat selama reli berlangsung, terutama dalam kondisi tekanan tinggi. Persiapan matang juga telah dilakukan pada kendaraannya, dengan serangkaian sesi pengujian dan penyempurnaan teknis yang intensif selama beberapa bulan terakhir, mencakup simulasi medan, uji ketahanan komponen, hingga penyesuaian kalibrasi mesin.
Dalam sebuah jumpa pers di Warung Bambu Nusantara, Serpong, pada Rabu (22/7) lalu, Memen Harianto mengungkapkan progres signifikan yang telah dicapai dalam persiapan kendaraannya. “Tahun ini kami melakukan banyak pengembangan dibanding musim sebelumnya. Fokus kami adalah meningkatkan performa, daya tahan, dan keandalan kendaraan agar mampu menghadapi karakter lintasan AXCR yang sangat berat,” ujar Memen. Pernyataan ini menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan performa terbaik, bukan hanya mengandalkan keberuntungan, melainkan melalui riset, pengembangan, dan investasi yang substansial. Ini juga mencerminkan pemahaman mendalam tim terhadap karakteristik reli lintas alam yang membutuhkan kombinasi kecepatan dan ketahanan.
Beberapa peningkatan krusial telah diterapkan pada Toyota Hilux milik Memen. Ini mencakup penggunaan *long travel arm suspension* untuk meningkatkan kemampuan melibas medan ekstrem, seperti gundukan pasir, bebatuan, dan sungai dangkal, dengan tetap menjaga stabilitas dan kenyamanan. Selain itu, pengurangan bobot kendaraan melalui komponen MCI Carbon pada kap mesin dan empat pintu secara signifikan meningkatkan rasio *power-to-weight*, yang berdampak pada akselerasi dan kelincahan. Modifikasi juga dilakukan pada bagian belakang kendaraan untuk meningkatkan aerodinamika dan stabilitas. Sistem pengereman turut diperkuat dengan penggunaan *runstop brake rotor* dan *nexter race spec brake pad*, memastikan kontrol yang optimal dalam berbagai kondisi, termasuk pengereman mendadak di turunan curam atau saat menghindari rintangan tak terduga. Peningkatan ini tidak hanya berdampak pada kecepatan, tetapi juga pada keselamatan pebalap.
Sektor kaki-kaki kendaraan juga mendapat perhatian khusus. Memen mengandalkan ban Delium MT 265/70 R17, yang dikembangkan secara spesifik oleh Deli Tire untuk kebutuhan AXCR. Ban ini dirancang untuk memberikan traksi superior di berbagai permukaan, mulai dari lumpur, pasir, hingga bebatuan tajam, sekaligus memiliki ketahanan tinggi terhadap tusukan. Ban ini dipadukan dengan *Method Race Wheels MR709 HD Machined* dan *MR703 Black Matte*, velg yang terkenal akan kekuatan dan bobotnya yang ringan, menjamin traksi dan daya tahan maksimal. Untuk menunjang keandalan selama reli yang bisa berlangsung berjam-jam tanpa henti, kendaraan dilengkapi dengan Furukawa Battery untuk aki yang memiliki performa stabil, sistem pendingin Koyorad yang efisien untuk menjaga suhu mesin tetap optimal di bawah tekanan, serta dua unit *electric AC* demi menghadapi suhu tinggi yang ekstrem di Thailand, menjaga konsentrasi pebalap dan navigator tetap prima.
Keikutsertaan Memen Harianto dalam AXCR 2026 mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Sejumlah perusahaan dan mitra telah bergabung sebagai Official Personal Partners, menunjukkan kepercayaan terhadap kiprah Memen dalam membawa nama Indonesia di ajang motorsport internasional. Ini bukan hanya dukungan finansial, tetapi juga dukungan moral dan teknis. Dua sponsor utamanya, Fun+ dan Galad Exchange, menjadi bukti nyata dukungan yang kuat terhadap misi Memen untuk meraih prestasi di kancah global. Dukungan ini sangat krusial mengingat biaya yang tinggi untuk berpartisipasi dalam reli sekelas AXCR, mulai dari pengembangan kendaraan, logistik, hingga biaya tim pendukung.
Terkait target spesifik, Memen Harianto memilih untuk tidak terlalu berfokus pada angka atau posisi tertentu. Baginya, fokus utama adalah memberikan kemampuan terbaik sebagai bentuk tanggung jawab kepada bangsa Indonesia dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Sikap ini mencerminkan kematangan seorang atlet yang memahami sifat reli lintas alam yang penuh ketidakpastian. “Asia Cross Country Rally adalah ajang yang sangat berat dan penuh tantangan. Fokus kami adalah menjalani setiap etape dengan konsisten, menjaga performa kendaraan, dan menyelesaikan reli dengan hasil sebaik mungkin,” papar Memen. Pendekatan ini memungkinkan tim untuk beradaptasi dengan kondisi yang berubah-ubah dan meminimalkan risiko kesalahan akibat tekanan target yang terlalu tinggi.
Memen Harianto menegaskan bahwa keikutsertaannya bukan hanya tentang kompetisi pribadi, melainkan membawa nama besar Indonesia. “Kami membawa nama Indonesia sekaligus kepercayaan dari para sponsor yang telah mendukung perjalanan ini,” tambahnya. Dengan optimisme dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia, Memen berharap dapat kembali membawa prestasi yang membanggakan untuk Merah Putih. “Insya Allah kami akan memberikan kemampuan terbaik. Mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar kami bertiga beserta seluruh tim diberi keselamatan, kelancaran, dan dapat kembali membawa prestasi yang membanggakan untuk Merah Putih.” Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya dukungan moral dan nasionalisme dalam setiap langkahnya.
Dari sisi keamanan, persiapan matang yang dilakukan tim Memen Harianto sangat vital. Reli lintas alam seperti AXCR memiliki risiko tinggi, mulai dari kecelakaan, kerusakan kendaraan, hingga masalah kesehatan akibat kondisi ekstrem. Peningkatan pada sistem pengereman, struktur suspensi, dan ketahanan ban adalah langkah-langkah proaktif untuk meminimalkan risiko tersebut. Selain itu, pemilihan navigator berpengalaman seperti Chonlanat Phoipad juga merupakan aspek keamanan penting, karena kemampuan navigasi yang akurat dapat mencegah tim tersesat di medan berbahaya atau menghadapi rintangan tak terduga. Kendaraan juga dilengkapi dengan peralatan keselamatan standar internasional, termasuk roll cage yang kokoh, sabuk pengaman multi-titik, sistem pemadam api, dan perlengkapan P3K. Pelatihan fisik dan mental yang intensif bagi para pebalap juga menjadi bagian tak terpisahkan dari persiapan keamanan, memastikan mereka siap menghadapi tekanan fisik dan psikologis selama reli berlangsung.
Rekomendasi praktis untuk tim Memen Harianto dan Indonesia Cross Country Rally Team adalah untuk terus menjaga komunikasi yang efektif antara pebalap, navigator, dan tim teknis. Dalam reli yang panjang dan menantang, setiap detik dan setiap keputusan sangat berarti. Simulasi skenario terburuk dan pelatihan respons cepat terhadap masalah teknis atau insiden di lintasan akan sangat membantu. Selain itu, penting juga untuk terus menganalisis data performa kendaraan dari setiap sesi latihan untuk mengidentifikasi area yang masih bisa ditingkatkan, serta memantau kondisi fisik dan mental setiap anggota tim. Kerjasama dengan tim medis yang siaga juga krusial untuk penanganan cepat jika terjadi cedera. Terakhir, menjaga hubungan baik dengan sponsor dan media akan memastikan dukungan terus mengalir, baik secara finansial maupun moral, yang pada akhirnya akan memperkuat semangat tim dalam meraih kemenangan.




















