TikTok Rilis Fitur ‘Local Feed’ di AS, Manfaatkan Lokasi Pengguna

BisnisMedia SosialTeknologi

TikTok meluncurkan fitur baru, ‘Local Feed’, di Amerika Serikat. Fitur ini menampilkan konten terkait lokasi pengguna, seperti tempat wisata, berita lokal, acara, belanja, dan restoran.

Peluncuran ini terjadi setelah perubahan ketentuan layanan TikTok. Aplikasi kini mengumpulkan informasi lokasi yang lebih akurat dari pengguna.

Tujuannya adalah untuk mendukung fitur ‘Local Feed’. Pengguna bisa memilih untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur berbagi lokasi. Secara default, fitur ini nonaktif.

‘Local Feed’ sebelumnya sudah diluncurkan di Eropa, seperti Inggris, Prancis, Italia, dan Jerman. Fitur ini bertujuan menghubungkan pengguna dengan komunitas lokal.

Konten ditampilkan berdasarkan lokasi, topik, dan waktu posting. Pengguna bisa menemukan rekomendasi restoran baru, acara lokal, dan tempat belanja.

Fitur ini juga mendukung bisnis kecil untuk beriklan di TikTok. Hal ini bisa membantu TikTok menghadapi regulasi dan menunjukkan bahwa banyak bisnis kecil bergantung pada platform ini.

TikTok mencatat ada 7,5 juta bisnis yang menggunakan aplikasi ini. Bisnis-bisnis ini mendukung lebih dari 28 juta pekerja, menurut laporan Oxford Economics 2025.

Small Business & Entrepreneurship Council menemukan bahwa 84% pengguna bisnis kecil di TikTok mengatakan platform ini membantu mengembangkan bisnis mereka.

Sebanyak 75% mengatakan TikTok membantu menjangkau pelanggan di luar area lokal mereka, dan 74% mengatakan TikTok membantu terhubung dengan komunitas lokal.

‘Local Feed’ diharapkan bisa meningkatkan kunjungan dan penjualan toko fisik di AS. Pengguna akan diminta izin untuk menggunakan data lokasi saat pertama kali mengakses fitur ini.

Pengguna bisa memilih untuk mengizinkan akses sekali, saat menggunakan aplikasi, atau tidak sama sekali.

Fitur ini hanya tersedia untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas. Informasi hanya dikumpulkan saat aplikasi digunakan. Fitur ini memberikan pilihan kepada pengguna untuk pengalaman lokal yang relevan.

Meskipun data lokasi memiliki tujuan, penting untuk mempertimbangkan risiko privasi. Seperti yang dilansir dari TechCrunch, TikTok kemungkinan akan mendapatkan sambutan yang lebih baik jika permintaan data lokasi diluncurkan sebelum transisi kepemilikan di AS.

Tags: Local Feed, Privasi, TikTok

You May Also Like

25 Film Horor Paling ‘Horny’ Sepanjang Masa: Dari Drakula Hingga Monster Tentakel
Kelompok Bersenjata di Sahel Tingkatkan Penggunaan Drone dan AI

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan