Pertamina Diguncang Hoaks Lowongan & Voucher BBM Gratis: Waspada Penipuan!

Nasional
Views: 16

Sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia, PT Pertamina (Persero) memang seringkali menjadi “magnet” bagi para penyebar hoaks. Berbagai informasi palsu, mulai dari lowongan kerja hingga voucer BBM gratis, kerap beredar di media sosial dan meresahkan masyarakat. Tim Cek Fakta Liputan6.com secara aktif menelusuri dan membongkar kebohongan-kebohongan ini. Mari kita bedah beberapa di antaranya.

Salah satu hoaks yang paling sering muncul adalah seputar lowongan pekerjaan. Baru-baru ini, beredar klaim pendaftaran lowongan kerja di Pertamina International Shipping (PIS) melalui WhatsApp. Informasi yang diunggah di Facebook pada 30 April 2026 ini menawarkan berbagai posisi menarik, mulai dari Deck & Engine Department hingga Cyber Security, dengan persyaratan minimal D3/ANT 1. Unggahan tersebut bahkan menyertakan tautan WhatsApp yang seolah-olah mengarahkan pelamar untuk mendaftar. Namun, setelah ditelusuri, klaim ini terbukti palsu. Pertamina dan anak perusahaannya memiliki mekanisme rekrutmen resmi yang transparan dan tidak pernah dilakukan melalui aplikasi perpesanan seperti WhatsApp.

Tak hanya lowongan kerja, iming-iming voucer BBM gratis juga sering dimanfaatkan untuk menjebak masyarakat. Pada 10 Mei 2026, sebuah akun Facebook menyebarkan informasi bahwa Pertamina resmi membuka program “E-Voucher Subsidi 50 liter” sebagai voucer BBM gratis untuk umum. Unggahan ini disertai tautan yang mengarah ke situs web mencurigakan. Jelas sekali, ini adalah modus penipuan. Pertamina tidak pernah mengadakan program voucer BBM gratis seperti yang diklaim tersebut, apalagi melalui tautan yang tidak resmi. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap tawaran semacam ini dan selalu memverifikasi informasi melalui saluran resmi Pertamina.

Hoaks juga menyasar isu kecurangan di SPBU. Belum lama ini, sebuah video beredar di Facebook (12 Agustus 2026) yang mengklaim memberikan “trik” untuk menghindari kecurangan saat mengisi BBM, seperti mengisi dengan nominal ganjil atau meminta kecepatan tertentu pada tuas selang. Video ini disertai narasi yang seolah-olah memberikan tips agar dompet “aman dan tidak boncos”. Padahal, klaim ini tidak berdasar. Praktik pengisian BBM di SPBU diatur dengan standar operasional yang ketat, dan tidak ada bukti ilmiah atau teknis yang mendukung klaim bahwa cara-cara tersebut dapat menghindari kecurangan. Informasi semacam ini justru bisa menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman di masyarakat.

Tim Cek Fakta Liputan6.com hadir sebagai garda terdepan melawan hoaks sejak tahun 2018. Bergabung dengan International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook, kami berkomitmen untuk terus memberikan literasi media kepada masyarakat. Kami juga merupakan bagian dari inisiatif cekfakta.com. Independensi kami adalah prioritas utama, dan kami selalu terbuka untuk menerima informasi hoaks yang perlu ditelusuri dan diverifikasi. Anda bisa mengirimkan informasi melalui email cekfakta.liputan6@kly.id atau menghubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670. Mari bersama-sama memerangi hoaks demi terciptanya masyarakat yang cerdas dan terinformasi.

Tags: AS, Makan Bergizi Gratis, Pertamina

You May Also Like

Lima Tahun Berkuasa: Taliban Rayakan ‘Kemenangan Emirat Islam’ di Kabul dengan Musik dan Bendera
Banding Persib Ditolak AFC: Denda Rp3,5 Miliar dan Laga Kandang Tanpa Penonton Tetap Berlaku

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan