Piala AFF 2026 memasuki fase krusial dengan penentuan tim-tim yang akan melaju ke babak semifinal. Setelah Grup A menyelesaikan seluruh pertandingannya dan meloloskan Vietnam serta Singapura, kini giliran Grup B yang akan melakoni matchday terakhir. Pertandingan penentu ini akan mempertemukan Thailand melawan Myanmar, dan Malaysia menghadapi Filipina, yang keduanya akan berlangsung serentak pada Sabtu, 8 Agustus.
Grup A telah mengukuhkan Vietnam sebagai pemuncak klasemen, diikuti oleh Singapura di posisi kedua. Kedua tim ini berhak melaju ke semifinal. Sayangnya, Tim Nasional Indonesia harus mengakhiri perjalanan mereka di turnamen ini setelah hanya mampu menempati posisi ketiga di grup tersebut.
Format semifinal Piala AFF 2026 telah ditetapkan. Juara Grup A akan berhadapan dengan runner-up Grup B, sementara juara Grup B akan menantang runner-up Grup A. Ini berarti Vietnam, sebagai juara Grup A, akan menanti kepastian runner-up Grup B, dan Singapura akan bersiap menghadapi juara Grup B.
Situasi di Grup B saat ini sangat dinamis. Thailand memimpin klasemen sementara dengan perolehan sembilan poin dari tiga pertandingan. Di posisi kedua, Malaysia mengumpulkan enam poin, sama dengan Myanmar yang berada di posisi ketiga. Namun, Malaysia unggul dalam catatan head-to-head atas Myanmar berkat kemenangan 2-1 di pertemuan sebelumnya. Filipina menempati posisi keempat dengan tiga poin, sementara Laos berada di dasar klasemen tanpa poin.
Pada matchday terakhir yang akan berlangsung pada Sabtu mendatang, Thailand akan bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu Myanmar. Di waktu yang bersamaan, Malaysia juga akan bermain di kandang sendiri menghadapi Filipina. Kedua pertandingan ini akan sangat menentukan siapa yang berhak mendapatkan tiket semifinal dari Grup B.
Secara matematis dan rekor pertemuan, Thailand dan Malaysia diunggulkan untuk melaju ke babak semifinal. Thailand memiliki catatan impresif melawan Myanmar, dengan rekor sempurna memenangkan 13 pertemuan terakhir. Dominasi ini memberikan kepercayaan diri tinggi bagi tim Gajah Perang untuk mengamankan posisi teratas Grup B.
Sementara itu, Malaysia juga memiliki tren positif saat menghadapi Filipina. Mereka berhasil memenangkan dua pertandingan terakhir melawan Filipina. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa lima pertemuan sebelumnya antara kedua tim berakhir dengan hasil imbang, menunjukkan bahwa Filipina bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh dan mampu memberikan perlawanan yang sengit.
Meskipun demikian, dalam dunia sepak bola, kejutan selalu bisa terjadi. Skenario menarik bisa saja mengubah peta persaingan. Misalnya, jika Myanmar berhasil meraih kemenangan atas Thailand, dan di pertandingan lain Malaysia hanya mampu bermain imbang melawan Filipina, maka Myanmar berpotensi menjadi juara grup dengan sembilan poin. Dalam skenario ini, Thailand akan menjadi runner-up, dan Malaysia harus tersingkir dari turnamen. Pertanyaan besar yang mengemuka adalah, apakah Myanmar dan Filipina mampu menciptakan kejutan besar, ataukah Thailand dan Malaysia akan menunjukkan kualitas mereka untuk mengamankan tempat di semifinal?





















