Perang Rusia-Ukraina telah berlangsung selama empat tahun. Perang ini menimbulkan dampak besar bagi kedua negara. Kerugian meliputi korban jiwa, wilayah yang hilang, dan kerugian finansial.
Jumlah korban jiwa sangat bervariasi. Rusia dan Ukraina memberikan angka yang berbeda. Masing-masing pihak cenderung melebih-lebihkan kerugian musuh.
Perang ini diperkirakan menyebabkan sekitar dua juta korban militer. Ukraina memperkirakan 418.000 tentara Rusia tewas atau terluka tahun lalu. Total, Rusia diperkirakan kehilangan 1,25 juta personel.
CSIS memperkirakan Rusia kehilangan 1,2 juta personel. Jumlah tersebut termasuk 325.000 kematian. Ukraina menambahkan, 31.680 tentara Rusia menjadi korban di Januari 2026.
Presiden Zelenskyy menyebutkan 55.000 tentara Ukraina tewas. CSIS memperkirakan Ukraina kehilangan hingga 600.000 personel. Sekitar 140.000 di antaranya tewas.
Selain korban militer, warga sipil Ukraina juga banyak yang tewas. PBB memperkirakan 15.168 warga sipil Ukraina tewas. Sebanyak 41.534 lainnya terluka.
Ukraina juga kehilangan sekitar seperempat dari populasinya. Lima juta orang tinggal di wilayah pendudukan Rusia. 5,9 juta warga Ukraina mengungsi ke luar negeri.
Ribuan anak-anak Ukraina diculik dan dibawa ke Rusia. Mereka dididik ulang menjadi warga Rusia. Yale School of Medicine memperkirakan ada lebih dari 19.000 anak yang diculik.
Rusia awalnya menguasai 26 persen wilayah Ukraina. Setelah serangan balasan, Rusia kini menguasai 19,3 persen wilayah Ukraina.
Pengeluaran militer Rusia melonjak sejak invasi dimulai. Pada tahun 2024, pengeluaran mencapai $149 miliar. Namun, ada perkiraan bahwa pengeluaran ini akan menurun di tahun 2025.
Pengeluaran pertahanan Ukraina juga meningkat tajam. Pada tahun 2025, anggaran mencapai $71 miliar. Peningkatan ini didanai oleh sekutu, terutama Uni Eropa dan Amerika Serikat.
AS menarik sebagian besar bantuannya setelah Januari 2025. Beban keuangan beralih ke Eropa. Uni Eropa membekukan aset Rusia senilai $300 miliar. Hasilnya akan diberikan ke Ukraina.
Uni Eropa juga membekukan kekayaan pribadi milik warga Rusia yang terkena sanksi. Totalnya mencapai $33 miliar. Dikutip dari Al Jazeera.





















