Buruh Tani Asal Maros Naik Haji, Kisahnya Menyentuh Hati

BeritaLifestyleNasional
Views: 5

Kisah inspiratif datang dari seorang wanita bernama Jumaria, seorang buruh tani berusia 70 tahun asal Maros, Sulawesi Selatan. Ia berhasil mewujudkan impiannya untuk menunaikan ibadah haji.

Nenek Jumaria, dengan segala keterbatasan hidupnya, tak pernah menyerah pada mimpinya. Puluhan tahun ia bekerja keras sebagai buruh tani untuk mengumpulkan biaya.

Setelah ditinggal wafat suaminya, ia hidup seorang diri. Namun, semangatnya untuk pergi ke Tanah Suci tak pernah padam.

Setiap mendapatkan upah Rp200 ribu, ia selalu menyisihkan separuhnya untuk ditabung. Keteguhannya membuahkan hasil.

“Itu kalau dikasih Rp200 ribu, saya simpan Rp100 ribu. Rp100 ribunya lagi saya belanja,” ujarnya.

Momen mengharukan terjadi saat keberangkatannya. Ia bertanya siapa yang akan melepas kepergiannya, menyiratkan kesepiannya.

Namun, petugas haji dan masyarakat hadir memberikan dukungan. Mereka menggantikan peran keluarga yang tak ada.

Perjalanannya dipermudah oleh program Makkah Route. Program ini memberikan kemudahan bagi jemaah lansia.

Proses imigrasi dan administrasi diselesaikan di bandara keberangkatan. Jemaah tidak perlu lagi repot saat tiba di Arab Saudi.

Kisah Nenek Jumaria menjadi simbol harapan. Ia adalah potret keteguhan iman dan kesabaran.

Kisah ini membuktikan bahwa doa yang tulus tidak pernah sia-sia. Walaupun harus menunggu puluhan tahun.

Di media sosial, kisahnya menyentuh banyak orang. Doa dan dukungan mengalir untuk Nenek Jumaria.

Semoga ia diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah haji. Seperti yang dilansir dari FAJAR.CO.ID.

Tags: Haji, Inspirasi, Maros

You May Also Like

Sultan Brunei Sederhana di Wisuda Putri, Padahal Punya Jet Emas & Ribuan Mobil
Polisi Sidrap Tangkap Pelaku Pamer Aurat di TikTok, Terancam 6 Tahun

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan