Pendakwah Gus Miftah mengecam tuduhan yang menyebut Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, punya hubungan khusus dengan Presiden Prabowo Subianto.
Tudingan ini sebelumnya dikaitkan dengan tokoh senior Amien Rais dan viral di media sosial.
Dalam sebuah pengajian, Gus Miftah menilai tuduhan tersebut berlebihan dan tidak pantas dianggap candaan.
“Jangan kemudian dicari-cari saja kesalahannya, dituduh yang enggak-enggak,” kata Gus Miftah dalam video yang viral.
Ia mempertanyakan dasar dari tuduhan yang dialamatkan pada Teddy.
Menurutnya, menuding orientasi seksual seseorang bukanlah hal sepele.
“Pak Prabowo pacaran karo Teddy. Kuwi nalaré neng ndi? Ngarani Pak Seskab Teddy guy,” ujarnya.
Gus Miftah mengingatkan masyarakat agar berhati-hati menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Potongan video yang diviralkan dapat menimbulkan fitnah dan masalah hukum.
“Ini kan bocah-bocah YouTuber sampai motong-motong kalimat seperti itu terus diviralkan. Itu undang-undang ITE loh. Itu fitnah sudah,” tegasnya.
Gus Miftah mengaku kenal dekat dengan Teddy dan menyebut Teddy pernah menikah.
Tokoh NU, Islah Bahrawi, menyoroti potensi proses hukum terkait polemik ini.
Menurut Islah, laporan pencemaran nama baik harus diajukan langsung oleh pihak yang dirugikan.





















