Perang Platform Pintar: Terbuka vs. Tertutup di Kacamata Cerdas

BisnisFeaturedTeknologi
Views: 5

Perusahaan kacamata pintar Even Realities baru saja meluncurkan Even Hub, toko aplikasi terbuka untuk jajaran kacamata pintar G2 mereka. Langkah ini berpotensi memicu persaingan antara platform terbuka dan tertutup di pasar kacamata pintar.

Meta, raksasa di pasar kacamata pintar, mengadopsi pendekatan tertutup untuk kacamata pintar mereka. Meta mengontrol fitur dan aplikasi yang dapat diakses pengguna. Sebaliknya, Even Realities menawarkan platform terbuka dengan lebih dari 50 aplikasi pihak ketiga, memberikan kebebasan kepada pengguna untuk memilih aplikasi yang ingin mereka instal.

Saat ini, pasar kacamata pintar dengan tampilan masih terbatas pada penggemar teknologi. Namun, jika kacamata model HUD (heads-up display) semakin populer, persaingan antara platform terbuka dan tertutup akan menentukan kendali pengguna atas pengalaman menggunakan teknologi ini.

Meskipun pangsa pasar Meta jauh lebih besar dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,47 triliun dan menguasai 82% pasar kacamata pintar, Even Realities memiliki nilai sekitar $10 juta. Pendapatan tahunan Even Realities sebesar $3,3 juta hanya sebagian kecil dari total pasar kacamata pintar. Namun, dalam ceruk kacamata dengan tampilan terintegrasi, Meta diperkirakan telah menjual sekitar 20.000 unit kacamata Meta Ray-Ban Display kelas atas, sementara Even Realities diperkirakan telah menjual antara 10.000 dan 25.000 unit kacamata G2.

Meta menjual kacamata pintar Display dengan harga $799, yang menawarkan fitur lengkap dengan tambahan video berkualitas tinggi dan tampilan khas Ray-Ban. Kacamata G2 Even Realities seharga $599 tidak memiliki kamera atau audio, tetapi memiliki bingkai yang lebih sederhana. Kacamata ini dirancang untuk penggunaan sehari-hari dan dapat memproyeksikan peta atau membantu dalam situasi tertentu.

Perbedaan utama antara kedua perusahaan ini terletak pada pendekatan perangkat lunak mereka. Meta memilih pengalaman yang dikurasi dengan ketat, di mana Meta bertindak sebagai penentu aplikasi apa yang diinstal pada perangkat. Pengguna tidak mengunduh aplikasi, tetapi mengaktifkan atau menonaktifkan “pengalaman”. Di sisi lain, Even Realities mengadopsi pendekatan semi-terbuka seperti App Store milik Apple. Pengguna dapat memilih aplikasi dari perpustakaan Even Realities, termasuk pembaca EPUB, permainan catur, atau indikator pengisian daya untuk Tesla.

Meta tidak sepenuhnya menentang pengembangan pihak ketiga. Meta Horizon Store untuk headset VR Quest adalah pasar yang besar dengan berbagai macam aplikasi. Ada kemungkinan bahwa Meta sedang menunggu perangkat keras yang lebih matang sebelum membuka toko yang lebih terbuka untuk kacamata pintarnya.

Sistem terbuka menawarkan lebih banyak pilihan, namun sistem tertutup juga memiliki keunggulan. Nintendo mendominasi pasar video game pada 1980-an dengan kontrol kualitas yang ketat. iOS Apple menguasai 63% pasar ponsel pintar Amerika, meskipun Android lebih terbuka.

Even Realities baru-baru ini meluncurkan Even Hub, toko aplikasi untuk kacamata pintar G2 mereka. Even Hub menawarkan berbagai aplikasi, mulai dari pembaca ebook hingga permainan catur. Even Realities juga mengundang pengembang pihak ketiga untuk membuat aplikasi untuk platform mereka.

Kacamata pintar Even G2 berbeda dari Ray-Ban Meta karena tidak memiliki speaker atau kamera. Namun, kacamata ini memiliki mikrofon yang dapat digunakan untuk transkripsi atau terjemahan real-time. Pembaruan perangkat lunak terbaru memperkenalkan fitur “Prep Notes”, yang memungkinkan pengguna mengunggah dokumen atau informasi penting lainnya untuk ditampilkan di layar kacamata selama percakapan.

Meta juga terus mengembangkan fitur untuk kacamata pintarnya. Pemilik kacamata pintar Meta Ray-Ban dapat mengambil foto makanan mereka dan mencatatnya di aplikasi Meta AI. Meta AI akan mengekstrak detail nutrisi utama dari foto dan memberikan wawasan yang dipersonalisasi kepada pengguna.

Persaingan antara platform terbuka dan tertutup di pasar kacamata pintar akan terus berlanjut. Waktu akan menentukan apakah konsumen lebih memilih pengalaman yang dikurasi, modular, atau bahkan kacamata dengan HUD sama sekali.

Seperti yang dilansir dari Lifehacker, persaingan antara Meta dan Even Realities dapat menjadi awal dari perang platform di pasar kacamata pintar.

Tags: Even Realities, Kacamata Pintar, Meta

You May Also Like

10 Trik Rahasia yang Harus Diketahui Para Gamer Steam
Panduan Lengkap Menggunakan fsck untuk Memperbaiki Kesalahan Sistem File Linux

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan