Pidato Kenegaraan Trump: Ekonomi dan Kebijakan Imigrasi Jadi Sorotan

BeritaInternasionalPolitik
Views: 5

Presiden Donald Trump menyampaikan pidato kenegaraan terpanjang dalam sejarah, membahas berbagai kebijakan AS terkait ekonomi, kriminalitas, perdagangan, imigrasi, dan kebijakan luar negeri.

Trump mengklaim bahwa semua kebijakan tersebut berkontribusi pada “pembalikan keadaan”.

Pidato tersebut berlangsung 1 jam 48 menit, melampaui rekor Bill Clinton pada tahun 2000.

“Negara kita telah kembali: lebih besar, lebih baik, lebih kaya, dan lebih kuat dari sebelumnya,” kata Trump.

Dia mengakhiri pidatonya dengan sentimen serupa, “Masa depan kita akan lebih besar, lebih baik, lebih cerah, lebih berani, dan lebih mulia dari sebelumnya.”

Salah satu tujuan utama pidato Trump adalah menjual keberhasilannya mengelola ekonomi AS.

Trump menunjuk pada kekuatan Wall Street dan angka pekerjaan yang kuat, tetapi mengabaikan pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat dari perkiraan pada tahun 2025.

Trump juga menyinggung masalah “keterjangkauan”, menyalahkan Demokrat atas masalah tersebut.

Dia juga memuji situs web TrumpRx, yang menawarkan obat-obatan yang lebih murah secara online.

Trump tetap menantang setelah Mahkamah Agung AS memutuskan bahwa tarif timbal balik yang dia umumkan tahun lalu adalah ilegal.

Trump fokus pada kebijakan imigrasi garis kerasnya, menghubungkan migrasi dengan tingkat kejahatan yang lebih tinggi.

Dia juga menuduh adanya penipuan di komunitas Somali-Amerika.

Trump juga membahas ketegangan dengan Iran, mengklaim bahwa serangan AS tahun lalu telah “melenyapkan program senjata nuklir Iran”.

Tags: Ekonomi, Pidato Kenegaraan, Trump

You May Also Like

Trump Klaim AS Terima 80 Juta Barel Minyak Venezuela, Tanker Ketiga Disita
Mantan Kepala Intelijen Sri Lanka Ditangkap Terkait Serangan Bom Paskah 2019

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan