Dede Budhyarto Soroti Tanggung Jawab Media dalam Kericuhan Dialog

MediaPolitik
Views: 3

Pengamat Dede Budhyarto menyoroti kericuhan dalam dialog politik di televisi. Ia menilai tanggung jawab tidak hanya pada narasumber.

Menurutnya, media dan moderator juga berperan penting dalam menciptakan diskusi yang berkualitas.

Kritik seharusnya tidak hanya tertuju pada narasumber seperti Abu Janda, tetapi juga pada pihak yang memfasilitasi.

Dede Budhyarto menyoroti keputusan redaksi televisi yang berulang kali mengundang narasumber dengan gaya provokatif.

Ia berpendapat, hal ini menjadi faktor utama pemicu keributan dalam program dialog tersebut.

Media dinilai paham bahwa debat panas memancing emosi dan meningkatkan perhatian publik.

Hal ini kemudian berdampak pada popularitas program televisi.

Dede mencontohkan perdebatan antara Razman Arif Nasution dan Ahmad Khozinudin yang berubah menjadi konflik.

Ia menyayangkan dialog politik yang berubah menjadi ajang adu emosi, bukan pertukaran gagasan.

Dede Budhyarto menekankan peran moderator dalam menjaga kualitas dialog publik.

Moderator harus mengarahkan diskusi agar fokus pada substansi, bukan hanya membagi waktu bicara.

Pentingnya peran media dalam menciptakan ruang diskusi yang sehat dan konstruktif juga disoroti.

Diharapkan media dapat lebih selektif dalam memilih narasumber dan mengarahkan jalannya dialog agar lebih bermutu.

Tags: Abu Janda, Dede Budhyarto, Dialog Politik

You May Also Like

Heboh di Medsos, Bayi di Indonesia Diberi Nama Ali Khamenei
Paket MBG Sukabumi Disorot, Siswa Terima Ikan Nila Mentah Berdarah

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan