Perombakan Eksekutif OpenAI: COO Pimpin Proyek Khusus, CMO Cuti karena Kanker

AIBisnisFeaturedTeknologi
Views: 6

OpenAI sedang mengalami perubahan kepemimpinan di jajaran eksekutifnya. Beberapa eksekutif penting beralih ke peran baru.

Brad Lightcap, yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO), kini akan memimpin “proyek khusus”. Dalam peran barunya, Lightcap akan bertanggung jawab atas kesepakatan dan investasi kompleks di seluruh perusahaan. Dia akan melapor langsung kepada CEO Sam Altman.

Denise Dresser, yang baru saja bergabung dengan OpenAI sebagai Chief Revenue Officer (CRO), akan mengambil alih sebagian tugas komersial Lightcap. Dresser sebelumnya menjabat sebagai CEO Slack.

Fidji Simo, CEO Pengembangan AGI (Artificial General Intelligence), akan mengambil cuti medis selama beberapa minggu karena kondisi neuroimun. Selama Simo cuti, salah satu pendiri dan presiden OpenAI, Greg Brockman, akan mengelola produk.

Kabar sedih juga datang dari Kate Rouch, kepala pemasaran OpenAI. Dia akan mengundurkan diri dari perannya untuk fokus pada pemulihan dari kanker. Rouch berencana untuk kembali ke OpenAI dalam peran yang lebih kecil setelah kesehatannya membaik. OpenAI berencana mencari CMO baru.

OpenAI menyatakan bahwa mereka memiliki tim kepemimpinan yang kuat dan fokus pada prioritas utama mereka. Prioritas tersebut meliputi memajukan penelitian, meningkatkan basis pengguna global, dan mendukung penggunaan perusahaan. Perusahaan percaya diri untuk terus menjalankan tugas dengan baik.

Perubahan ini terjadi di tengah persiapan OpenAI untuk kemungkinan penawaran umum perdana (IPO). Baru-baru ini, OpenAI mengumpulkan dana dengan valuasi yang sangat tinggi. OpenAI juga menjajaki sumber pendapatan baru, termasuk iklan di dalam ChatGPT. Perusahaan juga menghadapi persaingan yang semakin ketat dari perusahaan lain.

Brad Lightcap akan mengawasi upaya OpenAI untuk menjual perangkat lunak ke bisnis melalui usaha patungan dengan perusahaan ekuitas swasta. Denise Dresser akan mengambil alih beberapa tugas Lightcap.

Kate Rouch didiagnosis dengan kanker sekitar 18 bulan lalu, tak lama setelah bergabung dengan OpenAI. Meskipun menjalani perawatan intensif, dia terus memimpin upaya pemasaran perusahaan. Rouch mengatakan bahwa keputusan untuk mundur adalah sulit tetapi perlu. Dia ingin fokus pada kesehatan dan pemulihan jangka panjang.

Perubahan kepemimpinan ini terjadi pada saat penting bagi OpenAI. Perusahaan terus mendorong batasan penelitian dan pengembangan AI. Perombakan peran dan tanggung jawab dapat berdampak signifikan pada arah strategis dan peta jalan produk OpenAI.

Menurut LinkedIn, Kate Rouch telah dinyatakan bebas kanker dan akan kembali bekerja penuh waktu pada bulan November. Gary Briggs, yang memimpin tim pemasaran OpenAI selama perawatan Rouch, dipuji atas dukungannya.

Denise Dresser sebelumnya menjabat sebagai CEO Slack. Dia memiliki pengalaman dalam menjalankan bisnis besar dan membantu perusahaan menggunakan AI untuk bekerja lebih efisien.

Seperti yang dilansir dari TechCrunch, seorang juru bicara OpenAI mengkonfirmasi perubahan personel tersebut.

Tags: AI, Kepemimpinan, OpenAI

You May Also Like

AS Tegaskan Rencana Tempatkan Senjata di Luar Angkasa
Anthropic Akuisisi Startup Biotech Coefficient Bio Senilai $400 Juta

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan