Harga Emas Naik, Begini Pengaruhnya ke Perhitungan Zakat Ramadan

BisnisLifestyle
Views: 6

Ramadan telah tiba, umat Muslim bersiap menunaikan zakat. Zakat adalah kewajiban untuk membantu sesama dan mengurangi ketimpangan ekonomi.

Banyak yang memilih membayar zakat di Ramadan karena pahalanya. Namun, zakat bisa ditunaikan kapan saja sepanjang tahun.

Harga emas melonjak sejak Ramadan lalu. Dari sekitar $2.900 per ounce menjadi lebih dari $5.100.

Kenaikan harga emas memengaruhi zakat. Pertama, mengubah ambang batas wajib zakat (nisab). Kedua, meningkatkan jumlah zakat yang harus dibayar.

Zakat adalah salah satu rukun Islam. Tujuannya membersihkan harta dan mewujudkan keadilan sosial.

Zakat wajib bagi Muslim yang hartanya mencapai nisab. Nisab dihitung berdasarkan harga emas atau perak.

Tahun ini, nisab emas sekitar 85 gram atau $15.000. Tahun lalu, nisabnya sekitar $8.000.

Selain emas, ada juga nisab perak. Nisab perak setara dengan 595 gram.

Zakat yang harus dibayar adalah 2,5% dari harta yang memenuhi syarat. Contoh, jika harta yang wajib dizakatkan $20.000, zakatnya $500.

Jika punya emas fisik, hitung zakat berdasarkan harga pasar saat ini. Bukan harga saat membeli.

Ada dua jenis zakat utama: zakat al-mal (zakat harta) dan zakat al-fitr (zakat fitrah). Zakat fitrah wajib diberikan sebelum salat Id untuk membantu yang membutuhkan.

Zakat harus dibayar atas aset dan tabungan yang disimpan untuk dijual atau menghasilkan keuntungan. Zakat tidak wajib untuk aset yang digunakan sehari-hari.

Zakat diberikan kepada delapan golongan yang membutuhkan. Zakat tidak boleh diberikan kepada keluarga dekat yang menjadi tanggungan.

Tags: Emas, Ramadan, Zakat

You May Also Like

Aktivis Sayap Kanan Inggris Tommy Robinson Temui Pejabat AS, Picu Kontroversi
Suriah Konfirmasi Kaburnya Ratusan Keluarga ISIS dari Kamp Al-Hol

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan