Bulan Suro 2026 Jatuh pada Tanggal Berapa?

Artikel

Banyak masyarakat yang penasaran dan mencari informasi tentang bulan Suro 2026 jatuh pada tanggal berapa dalam kalender Masehi. Hal ini tidak lepas dari kepercayaan bahwa bulan Suro merupakan bulan yang penuh nuansa mistis dan memiliki makna khusus dalam tradisi Jawa.

Berdasarkan penanggalan Jawa, bulan Suro tahun 1960 Jawa dimulai pada Rabu, 17 Juni 2026 Masehi, yang bertepatan dengan 2 Muharram 1448 Hijriyah. Tanggal ini sekaligus menandai masuknya bulan Suro dan peringatan malam 1 Suro yang dianggap sakral oleh sebagian masyarakat Jawa.

Mengapa Bulan Suro Dianggap Mistis?

Dalam budaya Jawa, bulan Suro diyakini sebagai bulan yang memiliki energi spiritual kuat. Karena itu, banyak orang memilih untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dan menghindari kegiatan besar seperti pernikahan, pindah rumah, atau membuka usaha baru.

Kepercayaan yang berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa bulan Suro adalah waktu di mana alam gaib lebih dekat dengan dunia manusia, sehingga dianjurkan untuk lebih banyak menyepi, berdoa, dan membersihkan batin. Inilah sebabnya tradisi tirakat, tapa, dan ritual tertentu banyak dilakukan pada bulan ini.

Di beberapa daerah, masyarakat juga mengaitkan bulan Suro dengan kisah-kisah leluhur, penjaga alam, serta peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah kerajaan Jawa, sehingga suasana sakralnya semakin kuat terasa hingga sekarang.

Tradisi yang Umum Dilakukan Saat Bulan Suro

Masuknya bulan Suro biasanya ditandai dengan berbagai kegiatan adat, seperti:

  • Kirab pusaka di lingkungan keraton
  • Doa dan slametan bersama keluarga atau warga
  • Tirakat, puasa, dan laku prihatin
  • Menyepi dan mengurangi aktivitas hiburan

Bagi masyarakat yang masih memegang kuat tradisi, ritual-ritual tersebut diyakini sebagai cara untuk menjaga keselamatan dan keseimbangan hidup di tahun yang baru.

Pengingat Penting dari Sisi Islam

Dalam pandangan Islam, bulan Suro bertepatan dengan bulan Muharram, salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Namun Islam tidak mengajarkan bahwa bulan tertentu membawa kesialan atau keberuntungan secara mutlak.

Umat Islam dianjurkan untuk menjadikan awal tahun Hijriyah sebagai momen memperbaiki diri, bukan untuk merasa takut berlebihan terhadap hal-hal yang bersifat mistis. Segala bentuk perlindungan, keselamatan, dan rezeki hanya datang dari Allah SWT.

Karena itu, nasihat penting bagi umat Islam dalam menyikapi bulan Suro adalah:

  • Tetap menjaga tauhid dan tidak meyakini kekuatan gaib selain Allah
  • Tidak menggantungkan nasib pada ritual atau hari tertentu
  • Memperbanyak doa, dzikir, dan amal saleh
  • Menjadikan tradisi sebagai sarana introspeksi, bukan sebagai keyakinan mutlak

Jika tradisi dijalankan sebagai bentuk budaya dan kebersamaan, tanpa melanggar akidah, maka hal tersebut masih dapat dimaknai sebagai kearifan lokal yang bernilai positif.

Kesimpulan

Sebagai jawaban atas pencarian banyak orang, dapat ditegaskan bahwa bulan Suro 2026 dimulai pada tanggal 17 Juni 2026 Masehi, bertepatan dengan 2 Muharram 1448 Hijriyah. Tanggal ini menjadi awal bulan yang oleh masyarakat Jawa dianggap sakral dan penuh makna.

Namun di balik nuansa mistis yang melekat pada bulan Suro, umat Islam diingatkan untuk tetap berpegang teguh pada ajaran agama, menjaga iman, serta menjadikan momen ini sebagai waktu yang tepat untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

You May Also Like

7 Olahan Mentimun Sehat dan Mudah untuk Konsumsi Harian
Kebakaran Gul Plaza: Kegagalan Sistem Keselamatan di Karachi Terungkap

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan