Ahmad Vahidi: Komandan Baru IRGC di Tengah Konflik Iran-Israel

BeritaInternasionalPolitik
Views: 10

Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi kini memegang posisi penting di Iran sebagai Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Jabatan ini diemban di tengah situasi sulit, saat Iran menghadapi perang dengan AS dan Israel.

Vahidi menggantikan Mohammad Pakpour, yang tewas dalam serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari. Sebelumnya, Hossein Salami juga tewas dalam serangan Israel pada Juni 2025.

Ahmad Vahidi lahir pada 27 Juni 1958 di Shiraz dengan nama Ahmad Shah Cheraghi. Ia bergabung dengan IRGC pada 1979. Vahidi memiliki gelar Ph.D dalam studi strategis.

Pada tahun 1981, Vahidi diangkat sebagai deputi yang bertanggung jawab atas intelijen di dalam IRGC. Tahun 1988, ia menjadi komandan pertama Pasukan Quds, sayap operasi eksternal IRGC. Ia memegang posisi ini hingga 1997.

Selain karir militernya, Vahidi juga pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada masa pemerintahan Mahmoud Ahmadinejad. Kemudian, ia menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri di bawah Presiden Ebrahim Raisi hingga 2024.

Vahidi juga merupakan anggota Dewan Penentu Kebijakan. Dewan ini bertugas menasihati Pemimpin Tertinggi Iran tentang masalah-masalah penting.

Vahidi menghadapi kontroversi terkait dugaan keterlibatannya dalam pemboman pusat komunitas Yahudi AMIA di Buenos Aires pada tahun 1994. Argentina telah lama mencurigai bahwa Hizbullah melakukan serangan itu atas permintaan Iran.

Interpol mengeluarkan red notice atas dirinya atas permintaan Argentina. Iran membantah keterlibatannya dalam serangan itu.

AS dan Uni Eropa juga menjatuhkan sanksi kepada Vahidi atas tindakan keras Iran terhadap protes nasional setelah kematian Mahsa Amini pada tahun 2022.

Analis menggambarkan Vahidi sebagai seorang loyalis garis keras. Ia diyakini mendukung kepemimpinan dan doktrin strategis utama Republik Islam.

Pengangkatannya sebagai komandan IRGC terjadi pada saat ketegangan meningkat dengan Israel dan Amerika Serikat. Vahidi akan mengawasi koordinasi keamanan domestik, program rudal balistik, dan aliansi regional.

Sebagai komandan IRGC, Vahidi memikul tanggung jawab besar. Ia harus memimpin garda revolusi dalam situasi perang yang sebenarnya.

Seperti yang dilansir dari Al Jazeera, pengalaman luas Vahidi di pemerintahan dan lembaga keamanan Iran memberikan pengaruh yang besar dalam negara.

Tags: Ahmad Vahidi, Iran, IRGC

You May Also Like

AS Tenggelamkan Kapal Iran, Klaim India Jadi Sorotan
AS Pertimbangkan Kontrol Ekspor Chip Baru yang Luas

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan