Israel Serahkan 15 Jenazah Warga Palestina dalam Pertukaran Tawanan

BeritaFeaturedInternasionalPolitik

Israel menyerahkan 15 jenazah warga Palestina kepada Komite Internasional Palang Merah sebagai bagian dari pertukaran tawanan. Langkah ini dilakukan setelah jenazah seorang warga Israel ditemukan oleh pasukan Israel, menutup babak dari konflik yang telah berlangsung lebih dari dua tahun di Gaza.

Otoritas Palestina masih berusaha menentukan lokasi penyerahan jenazah, apakah di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis atau di Rumah Sakit al-Shifa di Kota Gaza. Sebelumnya, Israel telah memakamkan seorang petugas polisi yang tewas dalam serangan pada 7 Oktober 2023.

Petugas polisi tersebut adalah salah satu dari 251 orang yang ditawan oleh Hamas dan kelompok Palestina lainnya. Pemakamannya dihadiri oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang memperingatkan musuh-musuh Israel akan konsekuensi berat jika menyerang lagi.

Proses pemulangan tawanan dari Gaza berlangsung selama perang Israel melalui serangkaian gencatan senjata dan kesepakatan pertukaran tahanan. Sementara semua tawanan di Gaza telah kembali ke Israel, ribuan warga Palestina masih berada di penjara Israel tanpa dakwaan atau pengadilan.

Sebuah laporan PBB pada Juli 2024 menemukan bahwa Israel menahan sekitar 9.400 warga Palestina sebagai “tahanan keamanan”, seringkali tanpa alasan yang jelas. Laporan tersebut juga menyebutkan adanya penyiksaan dan kekerasan seksual di fasilitas penahanan. Puluhan jenazah tahanan Palestina yang dikembalikan sebelumnya menunjukkan tanda-tanda penyiksaan dan mutilasi.

Sementara itu, warga Palestina menunggu pembukaan kembali perlintasan Rafah antara Gaza dan Mesir. Kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat juga mencakup transisi politik di Gaza, dimulai dengan komite teknokrat Palestina yang bertanggung jawab atas pemerintahan sehari-hari.

Situasi di Gaza tetap memprihatinkan dengan kekurangan tempat tinggal, makanan, dan pasokan medis akibat blokade Israel. Juru bicara Pertahanan Sipil Gaza memperingatkan tentang “bencana yang belum pernah terjadi sebelumnya” di wilayah tersebut.

Tags: Gaza, Israel, Palestina

You May Also Like

Warga Irak Bakar Foto Trump Usai Ancaman Terkait Al-Maliki
Peringatan Serangan Masjid Quebec: Seruan Akhiri Kebencian Anti-Muslim

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan