Florencia Lolita Wibisono, seorang pramugari yang bertugas di pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian publik. Jejak digitalnya di media sosial, khususnya TikTok dan Instagram, ramai dikunjungi.
Salah satu video yang banyak disorot adalah unggahannya di TikTok saat berada di tepi Danau Toba. Dalam video tersebut, Florencia menggunakan lirik lagu “Where Running Out of Time” dan menuliskan keterangan, “Better live your life. we’re running out of time (Lebih baik jalani hidupmu. Waktu kita semakin habis.).” Di akhir video, ia tampak melambaikan tangan.
Selain video tersebut, rencana pernikahan Florencia juga menjadi perbincangan. Hal ini diungkapkan oleh salah satu anggota keluarganya, Yanti. Menurut Yanti, Florencia dan pasangannya, yang berprofesi sebagai pilot, telah merencanakan pernikahan dalam waktu dekat.
Yanti juga mengungkapkan harapan keluarga agar Florencia segera ditemukan. Pesawat ATR 42-500 yang bertugas dalam penerbangan Yogyakarta-Makassar tersebut jatuh di Maros.
Florencia Lolita Wibisono, atau yang akrab disapa Olen, merupakan putri bungsu dari enam bersaudara. Wanita berusia 32 tahun ini sebelumnya bekerja di Lion Air selama lebih dari 13 tahun sebelum akhirnya bergabung dengan Air Indonesia Transport (IAT) sekitar tiga bulan lalu. Olen tinggal di Tondano Timur, Kabupaten Minahasa.























