Usai Penggerebekan Gembong Narkoba, 25 Tentara Meksiko Tewas dalam Serangan Kartel

BeritaInternasional
Views: 5

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, berupaya meredakan ketakutan usai penggerebekan yang menewaskan seorang pemimpin kartel narkoba paling dicari di negara itu. Penggerebekan itu memicu serangkaian aksi kekerasan oleh kartel di seluruh negeri.

Dalam konferensi pers bersama Sheinbaum, Menteri Keamanan Omar Garcia Harfuch mengatakan 25 anggota Garda Nasional tewas dalam pertempuran dengan kelompok kriminal di Jalisco.

“Yang penting sekarang adalah menjamin perdamaian dan keamanan seluruh penduduk Meksiko,” kata Sheinbaum, menambahkan kondisi telah membaik dan Meksiko “tenang”.

Ketenangan ini terjadi setelah penggerebekan hari Minggu yang menewaskan Nemesio Oseguera, alias “El Mencho”, dari Kartel Generasi Baru Jalisco.

Kematian El Mencho terjadi saat Meksiko berada di bawah tekanan dari AS untuk mengambil sikap lebih agresif terhadap kelompok perdagangan narkoba.

Namun, pembunuhan tokoh kartel tingkat atas di masa lalu berdampak kecil pada perdagangan narkoba dan sering menciptakan kekosongan kepemimpinan yang diisi oleh kekerasan.

Penggerebekan itu juga memicu gelombang serangan balasan dan blokade jalan dadakan yang menyebarkan ketakutan dan ketidakpastian di Meksiko.

Garcia Harfuch mengatakan 25 anggota Garda Nasional tewas dalam enam insiden di Jalisco, menambahkan 30 tersangka kriminal juga tewas dalam bentrokan tersebut.

Selain itu, empat orang tewas di Michoacan. “Pertama ada baku tembak besar, lalu yang lain, dan yang lain,” kata seorang warga Aguililla.

Warga tersebut mengatakan bahwa orang-orang bersenjata kartel menyerang pos terdepan tentara setempat pada hari Minggu. “Tetapi mereka tidak bisa maju karena tentara menghentikan mereka.”

Menteri Pertahanan Ricardo Trevilla mengatakan 2.500 anggota pasukan keamanan tambahan akan dikirim ke Jalisco untuk memperkuat angkatan bersenjata yang sudah ditempatkan di sana.

Sheinbaum mengatakan semua lebih dari 250 blokade jalan yang didirikan di 20 negara bagian sebagai tanggapan atas penggerebekan telah dihapus.

Pejabat Meksiko berusaha mengecilkan prospek gangguan jangka panjang yang berasal dari penggerebekan tersebut, dengan Sheinbaum mengatakan penerbangan ke dan dari Puerto Vallarta diperkirakan akan dilanjutkan. Dikutip dari Al Jazeera.

Tags: Kartel, Meksiko, Narkoba

You May Also Like

Ancaman Tarif Baru Trump Picu Ketidakpastian Ekonomi, Kesepakatan Dagang Tertunda
Danantara Kolaborasi dengan Arm London Majukan Semikonduktor

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan