Banjir Rendam Permukiman di Denpasar Akibat Hujan Deras

BeritaLingkunganNasional
Views: 5

Hujan deras selama empat hari berturut-turut menyebabkan banjir di sejumlah permukiman Denpasar Selatan, Bali. Luapan sungai menjadi penyebab utama banjir ini.

“Air naik sekitar 30 cm, di bawah lutut,” ujar Yuli, warga Jalan Kerta Dalem, Denpasar, Selasa.

Air mulai masuk ke rumah dan tempat usahanya pada Selasa dini hari. Beberapa kawasan perumahan di Jalan Kerta Dalem Sari 1B juga tergenang dengan ketinggian serupa pada pukul 10.00 WITA.

Sungai yang membelah Desa Sidakarya meluap dan membanjiri permukiman di sekitarnya. Daerah ini diperkirakan merupakan bagian hilir dari Tukad Badung.

Banyak sampah plastik tersangkut di jembatan kecil yang menghubungkan permukiman dengan Jalan Kerta Dalem. Nasya, pemilik warung makan di Jalan Sidakarya, juga sibuk membersihkan air dari warung dan rumahnya.

“Baru kali ini air masuk. Biasanya di Kerta Dalem air masuk ke rumah kalau hujan,” katanya.

Ia tetap membuka warungnya meski banjir, agar roda ekonomi tetap berjalan. Warga juga bergotong royong membersihkan gorong-gorong yang tersumbat sampah.

Selain permukiman, banjir juga merendam area persawahan di sekitar Kerta Dalem. Pedagang di dekat Pasar Sidakarya juga terkena dampak genangan air.

Kawasan lain yang terendam banjir di Denpasar meliputi beberapa titik di Pemogan, Panjer, Sesetan, dan Bumi Ayu Sanur.

Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini terkait hujan sedang-ekstrem dan angin kencang di Bali pada 24-26 Februari 2026.

Peringatan dini tersebut berstatus waspada hingga awas. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

BBMKG juga meminta masyarakat mewaspadai potensi rob di pesisir Bali. Warga diharapkan selalu memantau informasi cuaca terbaru.

Tags: Banjir, Denpasar, hujan deras

You May Also Like

Panama Ambil Alih Pelabuhan dari Konglomerat Hong Kong
Presiden Prabowo Bertemu Raja Yordania Bahas Kerja Sama dan Isu Gaza

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan