KPK Pertimbangkan Minta Info OSO Soal Gratifikasi Menag

BeritaNasionalPolitik
Views: 4

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang meminta informasi dari Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO). Hal ini terkait dugaan pemberian gratifikasi kepada Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan hal ini kepada wartawan di Jakarta, Senin. KPK akan menganalisis dan mungkin meminta keterangan pihak-pihak terkait.

Saat ini, KPK sedang memeriksa kelengkapan laporan Menteri Agama. Laporan tersebut mengenai dugaan gratifikasi fasilitas jet pribadi.

“Tim akan mengecek kelengkapan pelaporan,” kata Budi. Analisis akan dilakukan untuk menentukan status fasilitas tersebut.

Sebelumnya, media sosial ramai membahas kunjungan Menteri Agama yang menggunakan jet pribadi pada 16 Februari 2026.

Kepala Biro Humas Kemenag, Thobib Al Asyhar, menjelaskan bahwa Menag menggunakan jet pribadi ke Takalar, Sulawesi Selatan pada 15 Februari 2026.

Thobib menjelaskan jet pribadi tersebut milik Oesman Sapta Odang. OSO meminjamkannya untuk efisiensi waktu.

“Pak OSO mengundang dan berharap Balai Sarkiah diresmikan Menag,” ujar Thobib. OSO berinisiatif menyiapkan jet pribadi.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, berharap Menag melaporkan dugaan gratifikasi tanpa dipanggil KPK pada 18 Februari 2026.

Menag akhirnya melaporkan dugaan gratifikasi tersebut ke KPK pada 23 Februari 2026.

KPK akan mendalami lebih lanjut laporan tersebut. Keterangan dari berbagai pihak akan dipertimbangkan.

Hal ini dilakukan untuk mengungkap fakta terkait dugaan gratifikasi. KPK berkomitmen memberantas korupsi secara tuntas.

Dikutip dari ANTARA, KPK akan terus mengembangkan kasus ini.

Tags: Gratifikasi, KPK, Menteri Agama

You May Also Like

Kim Yo Jong Naik Jabatan, Kim Jong Un Fokus Ekonomi Korea Utara
Iman Brotoseno Mundur dari Dirut TVRI karena Alasan Kesehatan

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan