Integrasi Gemini ke dalam mode navigasi Google Maps kini semakin luas di Android dan iOS.
Dengan “Hey Google”, Gemini akan menggantikan Google Assistant.
Pengguna akan merasakan pengalaman percakapan yang lebih canggih.
Selain navigasi dan pencarian peta, Gemini dapat menjawab pertanyaan dan mencari informasi.
Seorang jurnalis teknologi bernama David Nield mencoba Gemini dalam perjalanan menggunakan Android Auto.
Gemini dinilai membantu dan andal dalam memberikan rute.
Perintah suara seperti “jam berapa saya tiba?”, “bagaimana lalu lintas?”, dan “belokan berikutnya apa?” berfungsi dengan baik.
Pengguna dapat menanyakan cuaca atau detail ulasan tempat tujuan.
Mengubah tujuan lebih mudah dengan perintah suara daripada mengetuk layar Android Auto.
Gemini kadang salah mengartikan nama tempat dan harus berbicara dengan jelas.
Namun, Gemini cukup cerdas memahami konteks.
Secara keseluruhan, Gemini membantu dan proaktif, serta sering bertanya apakah ada hal lain yang dibutuhkan.
Pengguna dapat menanyakan informasi tentang acara TV, musik, dan berita.
Gemini juga dapat memutar musik di aplikasi seperti YouTube Music dan Spotify.
Fitur mengakses email, kalender, dan pesan juga berguna saat bepergian.
Nield terkesan dengan Gemini di Google Maps.
Meskipun butuh waktu untuk peralihan dari Google Assistant ke Gemini, pengalamannya terasa memuaskan.
Gemini bukan hanya chatbot, tetapi juga mesin pencari semantik.
Gemini memahami konteks ulasan, bukan hanya metadata.
Integrasi Gemini terasa mulus dan tidak mengganggu navigasi.
Gemini mendengarkan, beradaptasi, dan membantu membuat keputusan saat bepergian.
Nield adalah jurnalis teknologi yang telah menulis tentang gadget dan aplikasi selama lebih dari 20 tahun.





















