Upwind Security, sebuah startup keamanan cloud, baru-baru ini mengumumkan perolehan pendanaan Seri B sebesar 250 juta dolar AS. Pendanaan ini meningkatkan valuasi perusahaan menjadi 1,5 miliar dolar AS.
Pendanaan dipimpin oleh Bessemer Venture Partners, dengan partisipasi dari Salesforce Ventures dan Picture Capital. Dengan pendanaan baru ini, total pendanaan yang berhasil dikumpulkan Upwind mencapai 430 juta dolar AS.
Upwind didirikan pada tahun 2022 oleh Amiram Shachar dan tim pendiri Spot.io. Sebelumnya, Spot.io diakuisisi oleh NetApp pada tahun 2020 senilai 450 juta dolar AS.
Upwind berfokus pada keamanan cloud dengan pendekatan “runtime-first”. Mereka memprioritaskan peringatan dan upaya remediasi terhadap ancaman dan kerentanan dalam layanan aktif secara real-time.
Selama setahun terakhir, Upwind mengalami pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 900% dan peningkatan basis pelanggan sebesar 200%. Perusahaan ini menyediakan platform keamanan cloud untuk berbagai perusahaan global seperti Siemens, Peloton, dan Roku.
Pendanaan baru ini akan digunakan untuk pengembangan produk dan ekspansi pasar. Upwind berencana untuk berinvestasi dalam kemampuan keamanan AI dalam platform keamanan cloud intinya.
Selain itu, perusahaan akan memperluas pendekatannya lebih dekat dengan pengembang untuk membantu mencegah kesalahan konfigurasi sebelum mencapai produksi. Upwind juga berencana untuk memperluas ekosistemnya melalui kemitraan dan penyedia cloud.
Upwind mendeteksi aktivitas berbahaya di lingkungan cloud dengan menghubungkan data dari layanan telemetri bawaan dengan informasi yang dikumpulkan menggunakan eBPF. Teknologi ini dapat memberikan data yang lebih rinci tentang aktivitas berbahaya.
Upwind juga menawarkan fitur untuk menyaring false positive. Platform ini mengidentifikasi kerentanan yang tidak dapat dieksploitasi oleh peretas karena berada dalam komponen perangkat lunak yang tidak aktif atau terisolasi.
Ekspansi global Upwind juga mengalami peningkatan, dengan penambahan jumlah karyawan dari 150 menjadi lebih dari 300 orang. Kehadiran perusahaan semakin kuat di pasar utama seperti AS, Inggris, dan Israel, serta pasar berkembang seperti Australia, India, Singapura, dan Jepang.
Dengan pendanaan baru ini, Upwind bertujuan untuk mempercepat pengembangan produk dan eksekusi go-to-market, serta memperluas ekosistemnya. Prioritas termasuk investasi yang lebih dalam di seluruh data, AI, dan kode, memperluas keamanan runtime lebih dekat ke pengembang, dan mendukung adopsi skala perusahaan melalui mitra dan penyedia cloud.
Investasi ini mencerminkan meningkatnya permintaan untuk model keamanan yang dirancang di sekitar perilaku cloud real-time karena AI dan arsitektur terdistribusi menjadi norma.
Seperti yang dilansir dari TechCrunch, CEO Upwind, Amiram Shachar, menyatakan bahwa perusahaan akan terus berinovasi untuk memberikan solusi keamanan cloud yang komprehensif dan efektif.





















