Ukraina: Empat Tahun Perang dengan Rusia, Garis Depan Membeku

BeritaInternasionalPolitik
Views: 8

Kyiv, Ukraina – Empat tahun sudah berlalu sejak agresi Rusia dimulai pada 24 Februari 2022. Hennady Kolesnik, pensiunan tukang las berusia 71 tahun, tak menyangka perang ini akan berlangsung selama ini.

Awal perang, banyak warga Ukraina khawatir Kyiv akan jatuh. Sepertiga wilayah negara itu, yang berada di tepi timur Sungai Dnipro, juga terancam.

Ribuan tentara Rusia, termasuk unit elit, menduduki wilayah utara Kyiv. Pendukung Kremlin yakin ibu kota akan direbut dalam tiga hari.

Namun, pasukan Rusia ditarik mundur dari sekitar Kyiv dan wilayah utara Ukraina. Kolesnik merasa sangat gembira dengan keberhasilan itu.

Kini, ia tengah pulih dari pneumonia. Pemadaman listrik dan gangguan pemanas akibat serangan Rusia memperburuk kondisinya.

Meski begitu, Kolesnik tetap optimis. “Kami masih berdiri, dan itu yang terpenting,” ujarnya.

Serangan balasan Ukraina pada 2023 gagal memutus jalur darat Rusia ke Crimea. Pasukan Rusia terus bergerak maju, meski perlahan dan dengan kerugian besar.

Tahun lalu, mereka hanya menduduki sekitar 0,8 persen wilayah Ukraina. Secara keseluruhan, Rusia menguasai sekitar 19 persen wilayah Ukraina.

“Garis depan membeku seperti Perang Dunia I,” kata Nikolay Mitrokhin dari Universitas Bremen.

Menurutnya, Rusia belum memiliki kekuatan atau teknologi untuk kemajuan yang berarti, tetapi terus mengorbankan ribuan nyawa tentaranya.

Ukraina menghadapi tantangan berat. Serangan Rusia terhadap infrastruktur energi dapat mempengaruhi kemampuan negara untuk mempertahankan garis depan.

Survei menunjukkan, mayoritas warga Ukraina yakin serangan Rusia bertujuan memaksa mereka menyerah. Namun, dua pertiga responden menyatakan angkatan bersenjata harus berjuang selama mungkin.

Warga Ukraina masih berharap masa depan yang lebih baik. Dua dari tiga orang yakin Ukraina akan menjadi anggota Uni Eropa yang makmur dalam 10 tahun. Seperti yang dilansir dari Al Jazeera.

Tags: Perang, Rusia, Ukraina

You May Also Like

Aturan Baru DHE SDA Rampung, Siap Diumumkan Pemerintah
India Dituduh Tiru ‘Model Israel’ di Kashmir: Mata-Mata, Penggusuran, dan Militerisasi

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan