Kedutaan AS di Riyadh dan Fasilitas Oman Diserang Drone, Ketegangan Regional Meningkat

BeritaInternasionalPolitik
Views: 7

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh, Arab Saudi, diserang oleh dua drone. Serangan ini menyebabkan kebakaran kecil dan kerusakan material.

Kementerian Pertahanan Saudi menyatakan insiden itu menyebabkan kerusakan ringan. Laporan lain menyebutkan ada serangan drone lanjutan.

Di Oman, sebuah tangki bahan bakar di pelabuhan komersial Duqm juga terkena serangan drone. Serangan ini mengakibatkan kerusakan material terbatas.

Presiden AS, Donald Trump, menyatakan bahwa tanggapan AS terhadap serangan itu akan segera diumumkan.

Asap hitam terlihat membubung di atas Distrik Diplomatik Riyadh setelah serangan itu. Distrik ini menampung berbagai misi asing.

Tiga sumber Reuters mendengar ledakan keras dan melihat api di kedutaan. Sumber militer Saudi mengatakan pertahanan udara mencegat empat drone.

Kedutaan kosong saat serangan terjadi, dan tidak ada laporan korban jiwa.

Iran membantah terlibat dalam serangan di Oman. Sebelumnya, Oman juga diserang drone yang melukai seorang pekerja asing.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim menyerang pangkalan udara AS di Bahrain. Mereka menyatakan menggunakan 20 drone dan tiga rudal.

IRGC mengklaim telah menghancurkan markas komando utama pangkalan tersebut, tanpa memberikan bukti.

Fasilitas industri minyak di Fujairah, Uni Emirat Arab, juga mengalami kebakaran setelah serangan drone yang berhasil dicegat. Tidak ada korban jiwa dilaporkan.

Departemen Luar Negeri AS memerintahkan personel non-darurat untuk meninggalkan Bahrain, Kuwait, Qatar, Yordania, dan Irak sebagai tindakan pencegahan.

Kedutaan AS di Kuwait telah ditutup tanpa batas waktu karena ketegangan regional. Dikutip dari Al Jazeera English.

Tags: Kedutaan AS, Serangan Drone, Timur Tengah

You May Also Like

Indonesia Tawarkan Diri Jadi Penengah Konflik Iran-AS-Israel
Selat Hormuz Ditutup, Harga Minyak Dunia Melonjak!

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan