Di tengah maraknya isu pungli, kisah Bripka Seladi, seorang polisi asal Malang, Jawa Timur, viral karena kejujurannya.
Ia dikenal sebagai polisi yang menolak suap saat bertugas sebagai penguji SIM.
Bripka Seladi memilih memulung barang bekas sepulang dinas untuk menambah penghasilan.
Kisah ini mulai ramai dibicarakan sekitar tahun 2016.
Banyak yang kagum melihat kesederhanaan hidup seorang polisi.
Setiap hari, setelah lepas seragam, ia berkeliling mencari botol plastik, kardus, dan rongsokan.
Barang-barang itu kemudian dijual untuk mendapatkan uang.
Baginya, uang hasil memulung lebih berkah daripada menerima suap.
Prinsipnya, lebih baik lelah bekerja halal daripada menerima uang haram.
Di tempat kerja, ia sering ditawari uang agar mempermudah pembuatan SIM.
Namun, Bripka Seladi selalu menolak tawaran tersebut.
Ia tidak ingin keluarganya makan dari uang hasil suap. Ia bahkan pernah mendapat penghargaan dari Kapolri atas integritasnya.
Kisah Bripka Seladi menjadi contoh nyata bahwa kejujuran itu penting. Dikutip dari FAJAR.CO.ID.





















