Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, berhasil melaju ke babak kedua Australian Open setelah mengalahkan unggulan ke-22, Leylah Fernandez, dalam pertandingan straight set di babak pertama yang berlangsung di ANZ Arena, Melbourne Park, pada hari Selasa. Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Janice yang baru pertama kali tampil dalam undian utama Grand Slam.
Janice memulai pertandingan dengan sangat baik. Meskipun Leylah Fernandez, runner-up US Open 2021, mencoba bangkit di set kedua, Janice berhasil memenangkan tiebreak dan memastikan kemenangan dengan skor 6-2, 7-6(1). Pertandingan berlangsung selama satu jam 43 menit. Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Janice unggul tipis atas Leylah dengan mencatatkan empat ace dan 17 winners. Ia juga berhasil mengonversi empat dari tujuh peluang break point.
Pada set pertama, Leylah sempat memimpin setelah memenangkan gim pertama yang berlangsung ketat. Namun, Janice dengan cepat menyamakan kedudukan. Petenis asal Kanada itu kembali memimpin dengan merebut gim ketiga, tetapi setelah itu, Janice mengambil alih kendali permainan dan memenangkan lima gim berturut-turut. Set kedua berlangsung lebih ketat dengan kedua pemain saling mengejar angka. Janice sempat unggul 3-1, tetapi Leylah berusaha membalikkan keadaan dan unggul 4-3.
Janice tidak menyerah begitu saja dan memaksa set kedua berlanjut ke tiebreak setelah menyamakan kedudukan menjadi 6-6. Petenis kelahiran Jakarta berusia 23 tahun itu hanya kehilangan satu poin saat kedudukan 3-1, sebelum akhirnya menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan. Australian Open 2026 menjadi Grand Slam kedua bagi Janice setelah US Open tahun sebelumnya, di mana ia harus berjuang dari babak kualifikasi untuk mencapai undian utama.
Dalam turnamen major pertamanya itu, Janice juga berhasil melangkah ke babak kedua setelah mengalahkan petenis unggulan ke-24 saat itu, Veronika Kudermetova. Namun, langkahnya terhenti di tangan Emma Raducanu pada babak kedua. Selain bermain di sektor tunggal, Janice juga akan berpartisipasi di sektor ganda bersama petenis Polandia, Katarzyna Piter. Mereka baru saja meraih gelar WTA 250 Hobart pada pekan sebelumnya. Sebelumnya, Janice/Piter juga sukses meraih trofi pada WTA 250 Guangzhou pada bulan Oktober lalu, yang merupakan gelar ganda WTA pertamanya, sebelum kembali meraih kemenangan di WTA 250 Chennai bersama Aldila Sutjiadi pada pekan berikutnya.























