Afghanistan Berjanji Respon yang Tepat Usai Serangan Udara Pakistan yang Mematikan

BeritaInternasionalPolitik
Views: 2

Militer Pakistan melakukan serangan udara di Afghanistan pada Minggu pagi, menargetkan tempat persembunyian kelompok bersenjata.

Serangan ini diklaim sebagai respons terhadap serangan baru-baru ini, termasuk bom bunuh diri di masjid Syiah di Islamabad.

Kementerian Informasi Pakistan menyatakan operasi ini menargetkan tujuh kamp dan tempat persembunyian Taliban Pakistan (TTP) dan afiliasinya.

Afiliasi ISIL (ISIS) di Provinsi Khorasan (ISKP), yang bertanggung jawab atas serangan di Islamabad, juga menjadi sasaran.

Kementerian Pakistan mengklaim memiliki bukti kuat bahwa serangan di Islamabad, Bajaur, dan Bannu dilakukan oleh kelompok yang berbasis di Afghanistan.

Kementerian Pertahanan Afghanistan mengutuk serangan yang menargetkan sekolah agama dan rumah warga di Nangarhar dan Paktika.

Serangan ini menyebabkan puluhan korban jiwa dan luka-luka, termasuk perempuan dan anak-anak.

Afghanistan menyebut serangan ini pelanggaran hukum internasional dan berjanji akan merespons dengan tepat.

Serangan di Nangarhar menewaskan sedikitnya 17 orang dan enam lainnya hilang, diduga tertimbun reruntuhan.

Serangan ini mengancam gencatan senjata antara kedua negara, yang dinegosiasikan setelah bentrokan perbatasan tahun lalu.

Pakistan telah berulang kali meminta Taliban Afghanistan untuk mencegah kelompok bersenjata menggunakan wilayah Afghanistan untuk menyerang.

Pakistan menekankan pentingnya keamanan warga negaranya dan menuntut Taliban menepati janji dalam perjanjian Doha 2020.

Serangan ini terjadi setelah serangan bom bunuh diri di Bannu dan Bajaur, serta serangan di masjid Islamabad, yang diklaim oleh ISKP.

Tags: Afghanistan, Pakistan, Serangan Udara

You May Also Like

Aksi Anti-Islam Sayap Kanan Picu Unjuk Rasa Balasan di Manchester
Trump Naikkan Tarif AS Jadi 15% Usai Putusan Pengadilan

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan