Pemerintah Inggris Pertimbangkan Mencoret Pangeran Andrew dari Garis Suksesi

BeritaInternasionalPolitik
Views: 9

Pemerintah Inggris sedang mempertimbangkan undang-undang baru. Tujuannya, mencoret Pangeran Andrew dari garis suksesi kerajaan. Hal ini menyusul investigasi terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein.

Investigasi polisi terhadap mantan pangeran itu semakin meluas. Termasuk pemeriksaan terhadap tim pengawalnya.

Pejabat Inggris, yang berbicara secara anonim kepada BBC, menyampaikan informasi ini. Keputusan ini mungkin diambil setelah polisi menyelesaikan investigasi.

Investigasi tersebut terkait hubungan Pangeran Andrew dengan Jeffrey Epstein. Epstein adalah seorang pelaku kejahatan seks yang sudah dihukum.

Kantor berita Press Association Inggris melaporkan hal serupa. Pemerintah Keir Starmer akan mempertimbangkan undang-undang ini.

Pertimbangan akan dilakukan setelah polisi menyelesaikan investigasi terhadap Mountbatten-Windsor. Saat ini, ia berada di urutan kedelapan dalam garis suksesi takhta Inggris.

Mountbatten-Windsor ditangkap pada hari Kamis, saat ulang tahunnya yang ke-66. Penangkapan terkait dugaan pelanggaran dalam jabatan publik.

Pelanggaran tersebut terkait dengan persahabatannya dengan Epstein. Ia ditahan selama 11 jam sebelum dibebaskan.

Sebuah survei YouGov menunjukkan bahwa 82% responden setuju ia dicoret dari garis suksesi. Survei dilakukan setelah penangkapannya.

Raja Charles telah mencopot gelar Mountbatten-Windsor. Ia juga dikeluarkan dari rumahnya di Royal Lodge. Charles menegaskan hukum harus ditegakkan.

Polisi melanjutkan penggeledahan di bekas rumah Mountbatten-Windsor. Investigasi semakin intensif, fokus pada mantan pengawalnya.

Polisi Metropolitan London menghubungi mantan dan petugas keamanan yang pernah bekerja dengannya. Mereka diminta untuk memberikan informasi relevan.

Polisi juga meminta siapa pun dengan informasi baru untuk melapor. Semua tuduhan akan ditanggapi serius, seperti yang dilansir dari Al Jazeera.

Tags: Inggris, Jeffrey Epstein, Pangeran Andrew

You May Also Like

Hari Bahasa Ibu: Ribuan Bahasa di Dunia Terancam Punah
Trump Akan Berkunjung ke China Akhir Maret, Pertemuan dengan Xi Jinping Jadi Sorotan

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan