3 Jet Tempur Non-Amerika Terkuat yang Beroperasi Saat Ini

FeaturedInternasionalTeknologi
Views: 2

Militer Amerika Serikat punya beberapa jet tempur terkuat. Sebut saja F-22 Raptor yang menghasilkan daya dorong 70.000 pon.

Jet ini bisa terbang nyaman dengan kecepatan dua kali lipat suara. Lalu, F-15E Strike Eagle yang menghasilkan lebih dari 50.000 pon.

Pesawat ini mampu terbang hingga Mach 2.5. Tapi, bagaimana dengan negara di luar Amerika Serikat?

Negara-negara Eropa dan Asia juga punya angkatan udara yang kuat. Daftar ini terbatas pada jet tempur saja.

Jika semua pesawat militer dimasukkan, daftar akan penuh dengan pesawat kargo dan pengisi bahan bakar. Sukhoi Su-27 Flanker punya desain mesin ganda yang kuat.

Umur pakainya juga panjang. Kita akan fokus pada anggota keluarga Sukhoi yang terbesar, Su-34 “Fullback.”

Fullback berukuran besar, panjangnya 81,3 kaki. Berat lepas landas maksimumnya 97.223 pon, lebih dari dua kali lipat berat F-16.

Karena itu, ia butuh banyak tenaga untuk bergerak. Dua mesin turbofan Saturn menghasilkan daya dorong hampir 62.000 pon.

Tenaga itu memungkinkan Sukhoi mencapai kecepatan tertinggi 1.180 mil per jam. Peran utamanya adalah sebagai pembom tempur.

Artinya, paling cocok untuk target darat. Namun, dilengkapi juga dengan autocannon 30mm untuk melawan pesawat lain.

Chengdu J-20 “Mighty Dragon” saat ini bertugas di Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok. Ini adalah pesawat tempur siluman sayap delta.

Ditenagai dua mesin turbofan WS-10B yang menghasilkan 66.000 pon daya dorong. J-20 dimaksudkan untuk bersaing dengan F-22 dan F-35.

J-20 adalah pesawat tempur rudal. Tidak punya senapan utama. Sebagai gantinya, ia mengandalkan rudal udara-ke-udara.

Tidak adanya senapan utama mengurangi berat dan panas J-20. Su-57 “Felon” adalah pesaing F-22 dan J-20 dari Rusia.

Alih-alih desain sayap delta seperti J-20, Su-57 terlihat seperti gabungan Su-27 dan F-22. Sepasang mesin Saturn menghasilkan 62.600 pon daya dorong.

Kecepatan tertinggi Mach 2. Su-57 juga bisa melakukan manuver “Cobra”. Soal persenjataan, lebih konvensional.

Ada autocannon 30mm untuk pertempuran jarak dekat. Mampu membawa rudal udara-ke-udara, rudal anti-kapal, dan bom laser.

Serangan pesawat tak berawak Ukraina menargetkan Su-57 yang diparkir di landasan pacu. Angkatan Udara Rusia ragu mengerahkan penuh pesawat siluman ini.

Alasannya, kemampuan tempur Ukraina dan jumlah jet yang aktif dilaporkan rendah.

Tags: Jet Tempur, Militer, pesawat

You May Also Like

Alex Bores Ditargetkan dalam Persaingan Kongres karena Sikapnya terhadap Regulasi AI
Lexus Jadi Mobil Paling Andal Versi JD Power 2026, Kalahkan Subaru dan Toyota!

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan