Kopi, selain sebagai minuman pembangkit semangat, ternyata menyimpan segudang manfaat untuk perawatan kulit. Kandungan antioksidan dan kafein di dalamnya dipercaya mampu mengangkat sel-sel kulit mati, merangsang regenerasi kulit, dan memberikan efek cerah alami pada kulit.
Itulah sebabnya, kopi seringkali dimanfaatkan sebagai bahan utama dalam pembuatan lulur alami. Dengan pengolahan yang tepat, lulur kopi bisa menjadi solusi perawatan kulit yang praktis, ekonomis, dan mudah dilakukan sendiri di rumah. Lulur kopi ini diklaim membantu mencerahkan kulit secara alami, memberikan tampilan yang lebih segar dan sehat.
Terdapat dua cara mudah untuk membuat lulur kopi di rumah. Cara pertama menggunakan campuran bubuk kopi kasar, gula aren atau garam laut, dan minyak pilihan seperti minyak zaitun, minyak kelapa, minyak kanola, atau minyak biji anggur. Campurkan semua bahan kering, lalu tambahkan minyak sedikit demi sedikit hingga membentuk adonan bertekstur kasar. Oleskan scrub ke seluruh tubuh, pijat perlahan dengan gerakan memutar, diamkan beberapa menit, lalu bilas dengan air hangat.
Cara kedua lebih sederhana, hanya membutuhkan bubuk kopi tanpa gula, madu, minyak kelapa atau minyak zaitun, dan sedikit gula pasir (opsional). Campurkan semua bahan hingga membentuk pasta lembut, oleskan pada kulit tubuh yang bersih dan lembap, gosok perlahan selama 5-10 menit, lalu bilas dengan air hangat. Setelah itu, gunakan pelembap untuk menjaga kehalusan dan kelembapan kulit.
Lulur kopi adalah pilihan perawatan tubuh alami yang mudah diterapkan secara rutin. Penggunaan bahan-bahan sederhana dan proses pembuatan yang praktis menjadikan lulur ini cocok bagi siapa saja yang ingin merawat kulit tanpa biaya mahal. Dengan pemakaian teratur, lulur kopi membantu membersihkan kulit dari sel kulit mati, serta mendukung tampilan kulit yang lebih cerah, halus, dan sehat. Lakukan perawatan ini secara rutin, sekitar dua kali dalam seminggu, idealnya sebelum mandi. Untuk hasil optimal, gunakan bubuk kopi segar jenis robusta yang memiliki kadar kafein lebih tinggi dibandingkan arabika.





















