Waspada ‘Runfluencer’: Tips Memilih Konten Lari yang Terpercaya

LifestyleMedia SosialOlahraga
Views: 4

Istilah ‘runfluencer’ mungkin masih asing, namun mereka adalah influencer yang fokus pada konten lari. Artikel ini membahas fenomena ‘runfluencer’ dan potensi masalah yang timbul akibat informasi yang tidak akurat.

Banyak pelari pemula mencari panduan di media sosial. Sayangnya, algoritma media sosial seringkali lebih mengutamakan konten yang menarik daripada informasi yang akurat.

Akibatnya, saran yang benar namun membosankan seringkali kalah dengan saran yang sensasional namun berpotensi menyesatkan.

Merek juga memiliki peran dalam masalah ini. Mereka cenderung memilih influencer dengan jutaan pengikut daripada pelatih bersertifikasi yang memiliki lebih sedikit pengikut.

Tidak semua saran dari influencer lari buruk, namun ada beberapa hal yang perlu diwaspadai.

Salah satunya adalah saran untuk berlari terlalu cepat dan terlalu sering. Padahal, sebagian besar latihan lari seharusnya dilakukan dengan kecepatan santai.

Influencer juga sering memberikan informasi yang bias tentang sepatu, perlengkapan, dan rencana latihan karena adanya kepentingan komersial.

Saran dari influencer juga seringkali bersifat umum dan tidak mempertimbangkan kondisi individu pelari.

Lalu, bagaimana cara membedakan influencer yang baik dari yang buruk? Perhatikan sertifikasi yang dimiliki, seperti sertifikasi dari USATF atau RRCA.

Waspadai saran yang terlalu umum tanpa penjelasan yang memadai. Perhatikan juga apakah influencer tersebut secara jelas mengungkapkan sponsor atau kerjasama dengan merek tertentu.

Ada banyak sumber informasi lari yang terpercaya dan gratis, seperti rencana latihan dari Hal Higdon, Runner’s World, dan komunitas lari lokal.

Aplikasi lari seperti Runna, Nike Run Club, dan Strava juga bisa menjadi sumber informasi yang baik, asalkan kita memahami prinsip-prinsip pelatihan yang mendasarinya.

Intinya, jangan berhenti menonton konten lari online, namun selalu berhati-hati dan kritis terhadap informasi yang diberikan. Pilihlah influencer yang dapat dipercaya dan abaikan ‘kebisingan’ yang ada.

Tags: Influencer, kesehatan, Lari

You May Also Like

Harga Emas UBS dan Galeri24 Naik Tipis di Pegadaian Pagi Ini
Microsoft Mulai Menghapus Tombol Copilot dari Aplikasi Windows 11

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan