Mengenal Christian Zionism: Ideologi Pro-Israel yang Kontroversial

FeaturedInternasionalNasionalPolitik
Views: 5

Christian Zionism, sebuah ideologi pro-Israel, menjadi sorotan setelah komentar kontroversial Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee. Huckabee mengklaim Israel memiliki hak yang diberikan Tuhan atas sebagian besar wilayah Timur Tengah.

Pernyataan ini memicu kecaman dari negara-negara Arab dan Muslim. Huckabee, seorang Christian Zionist, kemudian menarik kembali komentarnya, menyebutnya “agak hiperbolis”.

Namun, apa sebenarnya Christian Zionism itu? Apakah pandangan Huckabee mencerminkan keyakinan yang lebih luas dalam ideologi ini?

Christian Zionism berakar pada keyakinan bahwa Tuhan telah memberikan tanah Israel kepada orang Yahudi. Keyakinan ini didasarkan pada interpretasi alkitabiah, khususnya Perjanjian Lama.

Genesis 12:3 sering dikutip sebagai dasar teologis: “Aku akan memberkati mereka yang memberkatimu, dan mengutuk mereka yang mengutukmu; dan di dalammu semua keluarga di bumi akan diberkati”.

Menurut ChristianZionism.org, ada empat tema utama dalam pemikiran Christian Zionist. Pendirian negara Israel modern pada tahun 1948 menandai akhir zaman.

Konflik di Timur Tengah adalah bagian dari rencana Tuhan. Perjanjian Tuhan dengan Israel adalah kekal dan tanpa syarat. Gagal mendukung dominasi politik Israel akan mendatangkan hukuman ilahi.

Christian Zionism bukan sekadar keyakinan agama. Ini adalah perpaduan keyakinan agama dengan agenda militer, strategis, dan ekonomi.

Christian Zionists percaya bahwa mendukung ekspansi Israel adalah kepentingan strategis, militer, dan ekonomi Amerika.

Menurut Tristan Sturm, populasi Christian Zionists terbesar berada di AS, dengan jumlah lebih dari 30 juta. Mereka sebagian besar berafiliasi dengan gereja-gereja evangelis di wilayah “Bible Belt”.

Organisasi terbesar adalah Christians United for Israel, yang membanggakan 10 juta anggota. Mereka adalah Republikan konservatif yang membentuk blok suara yang kuat.

Christian Zionists sangat terkait dengan politik Amerika. Banyak donor utama Partai Republik dan Demokrat adalah Christian Zionists.

US foreign policy on Israel is heavily influenced and shaped around the underlying biblical premise that the Jewish people are divinely destined to be restored to Palestine.

Tags: Christian Zionism, Israel, Mike Huckabee

You May Also Like

Wispr Flow Luncurkan Aplikasi Android Bertenaga AI untuk Dikte
10 Trik Rahasia YouTube yang Wajib Kamu Kuasai di 2026

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan