Harga Makanan di Gaza Melonjak Drastis Selama Ramadan Akibat Perang

BeritaInternasional
Views: 4

Ramadan tahun ini menjadi tantangan berat bagi warga Gaza. Konflik yang berkepanjangan memperburuk kondisi ekonomi. Harga kebutuhan pokok melonjak tajam, membuat banyak keluarga kesulitan.

Harga makanan untuk berbuka puasa naik hampir dua kali lipat. Kondisi ini sangat memprihatinkan, mengingat banyak warga yang kehilangan pekerjaan dan sumber pendapatan.

Sebelum perang, suasana Ramadan di Gaza biasanya meriah. Namun, kini fokus utama adalah bagaimana mendapatkan makanan sehari-hari.

Menurut analisis Al Jazeera, harga barang-barang pokok melonjak drastis. Ini membuat banyak keluarga kesulitan untuk sekadar menikmati hidangan iftar sederhana.

Harga sayuran, makanan pokok warga Palestina, juga naik signifikan. Tomat naik dua kali lipat, sementara harga mentimun melonjak 300 persen.

Harga keju, yang biasa dikonsumsi saat sahur, juga naik hingga 110 persen. Kenaikan harga ini semakin membebani keluarga di Gaza.

Al Jazeera memperkirakan biaya iftar sederhana untuk keluarga berisi enam orang mencapai 150 shekel atau sekitar 48 dolar AS.

Harga ini naik 90 persen dibandingkan sebelum perang. Sementara itu, biaya sahur juga meningkat menjadi 31,5 shekel.

Secara keseluruhan, biaya makan sehari-hari untuk keluarga menengah kini mencapai 181,5 shekel. Angka ini melonjak 88 persen dari sebelum perang.

Kenaikan harga ini terjadi bersamaan dengan penurunan daya beli. Pendapatan per kapita di Gaza anjlok menjadi hanya 161 dolar AS pada 2024.

Pasar tenaga kerja juga hancur. Tingkat pengangguran mencapai lebih dari 95 persen karena banyak tempat kerja yang hancur.

Seorang peneliti ekonomi menyebutkan kebijakan pembatasan masuk barang dan biaya koordinasi yang tinggi menjadi penyebab inflasi ini.

Dikutip dari Al Jazeera, hanya sekitar 200 hingga 250 truk yang diizinkan masuk setiap hari, padahal kebutuhan minimal adalah 1.000 truk.

Tags: Ekonomi, Gaza, Ramadan

You May Also Like

10 Trik Maksimalkan Pengalamanmu di Bluesky
Kapolri Perintahkan Hukuman Berat untuk Oknum Brimob Aniaya Anak

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan