Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menemukan kerupuk yang mengandung Rhodamin-B, pewarna sintetis berbahaya, dalam takjil di Kota Kediri.
Temuan ini didapatkan saat uji kelayakan makanan dan minuman di pasar takjil musiman.
Uji laboratorium keliling dilakukan pada Senin, 23 Februari 2026.
Rhodamin-B adalah zat pewarna yang umum digunakan dalam industri tekstil, kertas, dan plastik.
Zat ini bersifat toksik dan karsinogenik, yang berarti dapat memicu kanker.
Rhodamin-B juga dapat menyebabkan kerusakan hati, ginjal, serta iritasi kulit dan saluran pernapasan.
BPOM menguji 56 sampel makanan dan minuman untuk mengantisipasi peredaran takjil yang tidak layak konsumsi.
Kerupuk yang terindikasi mengandung Rhodamin-B langsung diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.
BPOM mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih takjil.
Perhatikan warna makanan, tekstur, dan aroma sebelum membeli.
Jika mencurigakan, sebaiknya jangan dikonsumsi.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu membeli makanan dari tempat yang terpercaya.
Dikutip dari ANTARA News, BPOM akan terus melakukan pengawasan terhadap makanan dan minuman yang beredar di pasaran.




















