Kemen PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang

BeritaNasional
Views: 12

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan hunian sementara (Huntara) di Aceh Tamiang. Tujuannya agar masyarakat yang masih tinggal di tenda pengungsian segera memiliki tempat tinggal yang layak.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menyampaikan hal ini saat berada di Aceh Tamiang, Rabu. Ia menargetkan pembangunan empat titik Huntara dapat selesai sebelum Lebaran.

“Ada beberapa yang masih di tenda dan minta percepatan,” kata Dody. “Insya Allah kita coba kejar sebelum Lebaran diselesaikan.”

Saat ini, Kementerian PU telah membangun 20 blok Huntara di dua lokasi berbeda di Aceh Tamiang. Jumlah ini setara dengan 240 hunian.

Dody menjelaskan, 13 blok Huntara berada di Desa Bundar. Sementara tujuh blok lainnya berada di lokasi yang berbeda.

“Di sini (Desa Bundar) ada 13 blok yang kita sudah bangun, di sebelah sana juga ada tujuh blok ya, total masih 20 blok, dan nanti masih ada empat titik lagi,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan Huntara selanjutnya selesai sebelum Lebaran Idul Fitri. Dengan begitu, masyarakat tidak lagi tinggal di tenda pengungsian.

“Mudah-mudahan, mohon doa semua agar warga kita yang masih ada di tenda pengungsian bisa semuanya segera masuk kepada rumah-rumah hunian,” katanya.

Penentuan siapa saja yang berhak menempati Huntara akan didasarkan pada data dari pemerintah daerah dan BNPB. Proses ini akan berjalan setelah pembangunan Huntara selesai.

Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, semua pengungsi akan mendapatkan tempat tinggal yang layak. Prosesnya memang panjang, mulai dari pencarian lahan hingga pembangunan.

“Insya Allah, kita upayakan rekan-rekan yang di tenda secepatnya bisa keluar dari tenda. Hanya membutuhkan waktu saja,” demikian Dody Hanggodo.

Pembangunan Huntara ini diharapkan dapat memberikan tempat tinggal yang lebih baik bagi para pengungsi. Sehingga mereka dapat segera memulai kehidupan yang lebih normal.

Upaya percepatan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menangani masalah pengungsi. Diharapkan semua pihak dapat mendukung agar pembangunan berjalan lancar.

Tags: Aceh Tamiang, Huntara, Kementerian PU

You May Also Like

Puasa di Era Digital Telekomunikasi: Transformasi Ibadah dan Komunikasi
Museum Kartini Jepara Akan Jadi Pusat Studi Perempuan

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan